Beranda Nasional 2017 Dinas Koperasi Siap Salurkan Dana Bergulir Rp 50 Miliar Lebih

2017 Dinas Koperasi Siap Salurkan Dana Bergulir Rp 50 Miliar Lebih

197
0
BERBAGI

MEDAN (Berita): Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sumut, Muhammad Zein Siregar mengatakan, 2017, Dinas Koperasi dan UMKM Sumatera Utara siap menyalurkan dana bergulir Rp50 miliar lebih, jauh dari realisasi tahun 2016 sebesar Rp20 miliar. “Peningkatan pembiayaan dana bergulir tahun ini mencapai 10 persen,” katanya.
Jika tahun 2016, realisasi dana bergulir ini sebesar Rp20 miliar dari target Rp50 milliar, tahun ini diharapkan nilainya lebih besar. Ia Pembiayaan dana bergulir ini melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) disalurkan kepada 62 mitra baik itu koperasi dan UKM bagi 12 kabupaten/kota di Sumut. Mereka yang mendapatkan dana bergulir ini, akan melalui survey dari LPDB setelah sebelumnya mengajukan proposal permohonan.

“Ini kan program nasional, untuk Sumut tergantung tim survey dana begulir dari pusat. Ini berawal dari usulan pelaku usaha atau koperasi melalui diskop memang yang memberikan rekomendasi. Kemudian tim dari Jakarta datang untuk meninjau,” katanya kepada wartawan Senin (23/1).

Tim sambungnya yang kemudian memberikan penilaian bagi pemohon baik itu koperasi atau UKM apakah pantas mendapatkan dana bergulir. Dengan suku bunga rendah 6 persen setahun.
Kemudian jika sesuai dengan kriteria dana bergulir, permohonan diproses.

Bagi penerima dana LPDB ini juga yang melakukan evaluasi tetap yang memantau penyalurannya. Sementara pihaknya, tidak mendapatkan laporan resmi dari para penerima dana bergulir ini. “Karena tidak semua melaporkan tembusan bahwasanya LPDB diterima.

Mereka juga tidak melaporkan usahanya maju atau tidak. Paling kita tahu kalau ada masalah. Misalnya pembayaran macet, datanglah surat dari LPDB agar dibantu,” ujarnya.

Di tahun 2016, diperkirakan ada sekira 10 persen mitra yang mendapatkan dana bergulir ini yang tidak lancar. Dalam kesempatan yang sama dia mengingatkan agar mitra ini menunaikan kewajibannya, jika tidak dia akan rugi sendiri.

Untuk nominal yang dapatkan pelaku usaha, dia mengaku tidak mengetahuinya, sebab penyalurannya langsung ke mitra usaha yang mengajuan proposal permohonan bantuan modal yang kemudian penentuannya disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha.

Untuk diketahui data LPDB -KUMKM yang akan dimonitoring dan dievaluasi tahun 2016 untuk pembiayaan dana bergulir tersebar di Deli Serdang, Karo, Labuhan Batu, Langkat, Mandailing Natal, Samosir, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Tengah, Binjai, Medan dan Pematang Siantar. (wie)