in

Akibat Dollar AS Tertekan

Jakarta – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (2/5) sore, menguat 21 poin dari sehari sebelumnya menjadi 13.308 rupiah per dollar AS.

Dollar AS mengalami tekanan terhadap mayoritas mata uang dunia menyusul proyeksi pasar terhadap bank sentral AS (The Fed) akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada pekan ini.

Kepala riset Monex investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, kemarin, mengatakan Proyeksi itu seiring dengan data ekonomi AS yang telah dirilis dinilai kurang mendukung.

Dia mengemukakan sejumlah ekonom memprediksi, peluang kenaikan suku bunga AS akan terjadi pada pertemuan FOMC berikutnya yakni pada Juni mendatang.

“Jika proses kebijakan pemotongan pajak pemerintah Presiden AS Donald Trump dijadikan undang-undang maka menjadi peluang besar untuk kenaikan suku bunga AS selanjutnya dan membuka peluang dollar AS masuk dalam tren penguatan,” katanya. 

Ant/E-10

What do you think?

Written by virgo

“Mayoritas Fraksi Inginkan Tidak Ada Presidential Threshold”

Tako, Layang-Layang Unik dari Negeri Matahari Terbit