Beranda Nasional Anggara Yolan, Pemilik Dapue Kopi

Anggara Yolan, Pemilik Dapue Kopi

128
0
BERBAGI

Tempat Ngopi sekaligus Galeri Seni

Sederhana dan elegan. Dua konsep seni dekorasi ruangan ala Dapue Kopi. Lukisan eksentrik sampai lukisan indah terpampang rapi hampir di seluruh permukaan dinding kedai, wastafel, kompor gas, dan rak piring. Diletakkan berdekatan, seolah-olah ruangan tersebut adalah dapue (dapur). Bagaimana konsep usaha yang dikelola Anggara Yolan ini?

Dapue Kopi sebuah kedai kopi yang terletak di Nagari Kotogadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.  Kedai tersebut diawali dengan kesulitan mendapatkan modal. 

“Modal awal selalu menjadi momok bagi seseorang yang akan menjalankan usaha. Saya harus berusaha sana-sini, meminjam dan mengumpulkan sendiri,” kata pemilik Dapue Kopi,  Anggara Yolan kepada Padang Ekspres.

Ide ada, niat apalagi. Tapi itu tidak cukup jika modal masih jadi kendala. “Yakin dan kerja keraslah cara satu-satunya untuk mewujudkan ide-ide tersebut,” kata alumni SMKN 7 Padang ini.

Yolan pangilan akrabnya mengaku modal kendala besarnya. Segala upaya dilakukan, akhirnya dapat pinjaman dari temannya. Pinjaman tersebutlah yang menolongnya memulai usaha kedai kopi tersebut.

“Awalnya pinjaman dan dana sendiri tidak cukup untuk menyewa ruko, akhirnya saya memutuskan berjualan angkringan saja,” tambahnya.

Hasilnya sekarang tidak angkringan lagi. Yolan sudah mempunyai kedai sederhana, yang didesain sedemikian rupa. Pajangan lukisan terlihat seperti sebuah galeri.

Tantangan lainnya, masyarakat setempat belum terlalu tertarik dengan sajian kopi yang ditawarkan Yolan. Namun Yolan bersikeras mengenalkan kopi itu bagian dari seni. Hingga akhirnya Dapue Kopi ramai pengunjung seperti sekarang.

“Di sini kita juga bisa sharing berbagai hal tentang kopi, dan alhamdulillah sudah banyak yang tertarik berkunjung ke sini,” kata pemuda kelahiran 3 Juni 1993 ini.

Yolan mengatakan, Dapue Kopi menyediakan kopi solok dan kerinci. Kopi seluruh nusantara juga tersedia di sana. “Kita menawarkam kopi solok dan kerinci, namun ada juga kopi dari Bali, Gayo, Sulawesi, agar pengunjung tidak bosan,” lanjutnya.

Selain itu, sebagai sampingan, Dapue Kopi juga menawarkan jasa lukis wajah, baik sketsa wajah maupun karikatur. Anggara Yolan mengatakan, hasil seperti sekarang tidak didapat dengan mudah. Melainkan dengan daya juang tinggi.

“Tidak malu melakukan apapun yang positif, mungkin itulah cara saya menjalani hidup, tak peduli bagaimana omongan orang, selama hal tersebut positif, apa yang perlu ditakutkan,” ujarnya. (*)

LOGIN untuk mengomentari.