Beranda Nasional Buat Para Pria, Sebelum Berniat Menyakiti Hati Wanita, Ingatlah Ibu Kalian

Buat Para Pria, Sebelum Berniat Menyakiti Hati Wanita, Ingatlah Ibu Kalian

578
0
BERBAGI

Pacaran memang sering menimbulkan pro dan kontra. Bagi mereka yang tidak setuju, menyatakan bahwa pacaran itu tidak halal. Sebab hanya dengan reaksi tatapan mata dan bersentuhan saja sudah di katakan zina. Belum lagi jika ada salah satu yang tersakiti maka pacaran yang akan di persalahkan. Tapi bagi mereka yang setuju, menganggap bahwa pacaran adalah salah satu alternatif untuk mendapatkan calon dengan tujuan mengenal sifat satu sama lain. Karena tidak semua orang mau menjalankan proses ta’aruf atau perjodohan. Tapi dengan satu syarat, segala resikonya di tanggung sendiri.

Terkadang hati pria memang sering berubah-ubah. Yang pada awalnya menyatakan sangat mencintai pasangannya, seiring berjalannya waktu rasa cinta itu mulai pudar, dan timbullah perasaan bosan kepada pasangan. Sebenarnya itu bukanlah soal pria atau wanita, tetapi pribadi masing-masing. Tapi kebanyakan, prialah yang memang akan merasakan bosan terlebih dahulu dalam menjalin suatu hubungan.

Pria memang tidak seratus persen salah, sebab wanita juga ikut andil dalam kasus hubungan yang akhirnya timbul rasa bosan. Kenapa juga wanita mau saja menerima cinta pria, kalau tahu sebenarnya pria itu sama saja. Itulah salah satu alasan kenapa orang lebih memilih menjomblo ketimbang pacaran yang pada ujungnya pasti akan timbul sakit hati. Tapi sebelum berniat untuk memikat hati wanita, ingatlah salah satu hal bahwa kalau memang tidak berniat mau serius, lebih baik urungkan saja niat kalian. Sebab yang sedang di pertaruhkan adalah hati, bukan mainan yang bisa kapan saja kita buang ketika kita telah bosan.

Terkadang wanita sering menangis dalam tawanya

Untuk menyembunyikan perasaan sedihnya, wanita sering menangis dalam tawanya. Dan sekali dia di sakiti oleh pria, maka hatinya akan merasa seperti di sayat, perih tak tertahankan. Palingan cerita dengan sahabat terdekatnya, atau orang yang benar-benar dia percaya. Tapi meskipun wanita sering bersedih dan menangis, jangan di sangka bahwa wanita itu lemah dan bodoh karena tidak mau berpikir. Malahan sebaliknya, bahwa wanita itu kuat. Kuat menahan sakitnya hati yang di sebabkan oleh lelaki, sehingga dia berpikir lebih baik menahan sedih dan pura-pura tersenyum meskipun hati menangis agar orang lain tidak khawatir padanya.

Wanita adalah calon ibu, dan setiap ibu pasti wanita

Setiap ibu pasti wanita, kedengarannya memang bodoh, tapi adakah yang menyangkal tentang hal itu?. Betul sekali, ibu manapun dan dimana pun pasti dia adalah seorang wanita. Hal ini tak lain adalah untuk mengingatkan para kaum pria. Bagi kalian yang mengaku sayang ibu, apa yang akan kalian lakukan serta rasakan jika melihat ibu kalian menangis dan bersedih?. Pasti kalian akan ikut sedih sehingga harus menenangkan dan memberi support kepada ibu dengan harapan agar sedinya mulai menghilang.

Baca Juga: Mengalah Itu Bukan Berarti Kalah, Tapi Lebih Menghindarkan Dari Beberapa Masalah

Sama halnya dengan wanita lain, termasuk wanita yang pernah kalian cintai. Meskipun dia belum menjadi ibu, tapi mereka adalah calon ibu bagi anak-anak kalian. Dan seperti halnya perasaan kalian ketika mengetahui bahwa ibu kalian tengah merasa sedih, maka anak-anak kalian juga akan turut sedih ketika mengetahui bahwa ibunya sedang menangis.  

Sebelum berniat menyakiti hati wanita, ingatlah ibu kalian

Maka dari itu, sebelum berniat menyakiti hati wanita, ingatlah ibu kalian. Karena kalian juga pasti akan bersedih ketika melihat ibu menangis. Jadi sebelum mencoba menyakiti hati wanita, beradalah pada posisi anak atau setidaknya anggap saja jika suatu saat nanti kalian memiliki anak, kalian pastinya sudah tahu bagaimana rasanya jika ibu mereka menangis.

Cinta itu butuh keseriusan, agar yang sebenarnya cinta membuat kita bahagia, tidak berubah menjadi sengsara akibat dari ketidak seriusan. Cinta memang tak selamanya akan bertahan, dan ketika sudah tak cinta maka hati tak bisa di paksakan. Tapi tak bisakah kalian melepaskan diri tanpa harus menyakiti?.