Beranda Nasional Coba Curi Celeng Kosong, Pemuda Simeuleue Dihayak

Coba Curi Celeng Kosong, Pemuda Simeuleue Dihayak

192
0
BERBAGI

Senin, 6 Februari 2017 14:45 WIB

BANDA ACEH – Apes benar yang dialami Karimun Mariadi (26). Saat baru memegang celeng kosong Masjid Al-Muttaqin di Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Minggu (5/2) pagi, eh… pemuda asal Pulau Bengkalak,  Kecamatan Teupah Selatan, Simeulu itu pun kepergok pengerus masjid. Saat itu juga, dia dibeureukah (ditangkap-red) dan dihayak rame-rame (dihajar massa-red).

Berdasarkan cerita dari warga sekitar, mulanya Karimun berniat untuk mencuri. Dia terlihat tengah menggoyang-goyangkan celeng masjid sekira pukul 08.00 WIB kemarin. Maksud hatinya, ingin mengetahui apakah ada isi atau kosong. Tapi apes, baru melakukan aksinya, dia malah diteriaki.

Kabar yang berkembang, Karimun sempat diamuk massa setelah ketahuan oleh warga yang berniat mencuri celengan dari masjid tersebut. Namun, tindakan itu tidak diketahui detail oleh aparat kepolisian. “Kasusnya memang ada. Tapi, apa pelaku sempat dipukul oleh massa, itu yang belum jelas,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin, yang dihubungi Prohaba, tadi malam. 

Dan pungkasnya, Karimun pun ditangkap dan sempat dibawa ke Mapolsek Kuta Alam, Banda Aceh.

Kapolsek Kuta Alam, AKP Syukrif I Panigoro mengatakan, kasus percobaan pencurian celeng kosong Masjid Al-Muttaqin itu telah diselesaikan secara kekeluargaan di tingkat gampong melibatkan pengurus masjid. “Pelaku sempat dibawa ke Polsek dan membuat surat pernyataan yang berisi tidak akan mengulangi perbuatannya yang diketahui pengurus Masjid Al-Muttaqin. Pelaku masih sebatas mencoba-coba, belum terjadi. Dari pengurus masjid juga telah memaafkan tindakan pelaku dan dia telah izinkan pulang,” pungkas Syukrif.(mir)