in

Di JSC Bakal Dibangun Kawasan Hiburan

BP/IST
Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya menghadiri Rapat Paripurna LX (60) DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda, menyampaikan tanggapan dan/atau jawaban Gubernur Sumsel terhdap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2018 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Senin (1/7).

Palembang, BP
Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya memastikan kalau Sumsel akan membangun suatu kawasan hiburan di kawasan Jakabaring Sport City (JSC).
Menurut Mawardi, pengembangnya adalah PT Anajiko yang siap membangunnya di JSC bekerjasama dengan JSC.
“ Kemarin itu sudah ada RUPSnya kerjasama JSC dengan PT Anajiko,” katanya dalam Rapat Paripurna LX (60) DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda, menyampaikan tanggapan dan/atau jawaban Gubernur Sumsel terhdap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Prov. Sumsel Tahun Anggaran 2018. Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Muhammad Yansuri, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Senin (1/7).

Sebelumnya, penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara PT Jakabaring Sport City (JSC) dan Anajico berlangsung di Hotel Excelton, Sabtu (27/4) malam. Hal ini menjadi penanda modernisasi wisata di kawasan JSC secara spektakuler.
Penandatangan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT JSC Meina Paloh dan Chairman & Founder Anajico Group Companies, Abdullah Nizar Assegaf. Disaksikan langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, Sekda Sumsel Nasrun Umar, serta pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel.
Siang harinya sempat digelar rapat bersama PT. JSC dan Anajico selaku pihak pengembang yang akan melaksanakan Action Plan Jakabaring Sports Entertainment. Dalam rapat terungkap, Anajico akan melakukan program 3R yaitu Rebranding, Revitalize, dan Rebuild Jakabaring. Menjadikan Jakabaring sebagai New Jakabaring. Bahkan menjelang Ramadhan dan Lebaran mendatang, Anajico telah menyiapkan sejumlah hal menarik dengan tema JSC Sportakuler Lebaran dan Liburan Seru di Palembang.

Gubernur Herman Deru berupaya untuk mempertahankan aset JSC dengan melakukan terobosan baru. Selama ini dikesankan, jika Sumsel pemimpin baru tidak akan bisa mempertahankan keberadaan Jakabaring.
“Saya dukung all out untuk ini. Baik moril, materil pemerintah provinsi Sumatera Selatan akan dukung penuh untuk pengembangan JSC sebagai kawasan wisata modern. Menjadikan Jakabaring dengan fungsi plus tanpa meninggalkan fungsi semula sebagai kawasan olahraga terpadu”, kata Herman Deru.
Herman Deru juga meminta kepada Anajico untuk menawarkan keterlibatan pemerintah 17 kabupaten/kota di Sumsel apabila ingin turut andil dalam pengembangan JSC namun tetap mengedepankan ciri khas Sumsel.
Dalam waktu dekat, tepatnya pada 10 Mei mendatang, Anajico akan mempublikasikan dan mempromosikan tentang Action Plan Jakabaring Sports Entertainment ke seluruh Sumsel.
Untuk Lebaran mendatang, Anajico menargetkan akan ada musical dancing water fountain setinggi 60 meter, trampolin bungee dengan kapasitas 8 orang untuk sekali main, infinity room semacam ruangan dengan banyak kaca untuk berfoto, floating water park, dan light and lantern festival.
Tidak hanya itu, nantinya di JSC juga akan ada mini zoo (kebun binatang mini), juga zona kuliner yang menampilkan kopi Sriwijaya. Pada prinsipnya New Jakabaring mendorong masyarakat yang kurang suka berolahraga menjadi suka berolahraga, dan yang menyukai olahraga menjadi profesional.
Meina Paloh menyatakan merupakan sebuah kebanggaan bagi Sumsel memiliki New JSC. “Kita berkeyakinan hasilnya nanti akan sangat bagus dan bisa menjadi area tujuan wisata nasional, bahkan internasional,” katanya.
Sedangkan Ketua KONI Palembang Suparman Romans menilai dalam persepektif kawasan JSC menjadi kawasan sport turims itu bisa dipahami, karena ada aspek pariwisata,terpenting bagaimana kiat dari Pemprov Sumsel dalam menggaet wisatawan selain olahraga tentu bisa ada alternatif tujuan wisata.
“ Tentu harus JSC sebagai pusat sport center tidak boleh hilang bagaimanapun kawasan itu auranya untuk pusat olahraga dengan kaslifikasi internasional seperti apa yang telah di rintis mantan Gubernur Sumsel H Alex Noeordin , kalau JSC di jadikan kawasan hiburan tentu harus ada Fisibility Study (FS) dulu, menarik wisatawan atau tidak , tetap harus ada batasan,”katanya.#osk

What do you think?

Written by Julliana Elora

Ta’dzim, Jokowi Tuangkan Air Minum ke Gelas KH Ma’ruf Amin

Surat Wasiat Untuk Dokter