Beranda Nasional Ditabrak L-300 Rem Blong, Ayah dan Anak Meninggal

Ditabrak L-300 Rem Blong, Ayah dan Anak Meninggal

40
0
BERBAGI

Sabtu, 13 Juli 2019 11:25 WIB

IDI – Kecelakaan lalulintas merenggut nyawa ayah dan anak terjadi di Jalan Banda Aceh-Medan, kawasan  Gampong Tanoh Anoe, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur. Peristiwa tragis berujung maut itu berawal ketika  sebuah L-300 pikap hilang kendali karena rem blong sehingga menabrak sepeda motor yang dikendarai suam  istri bersama bayi mereka yang masih berumur satu tahun. 

Informasi kecelakaan yang merenggut dua nyawa itu diterima Prohaba dari Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu  Kuncoro melalui Kasat Lantas Iptu Ritian Handayani, Jumat (12/7). Insiden itu sendiri terjadi Kamis (11/7) sore sekitar pukul 18.20 WIB.  

Menurut keterangan, sepeda motor Honda Vario BL 4821 DAJ dikemudikan Zulfikar (28) warga Gampong Buket Teukuh, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur membonceng istrinya, Novi Muliawati  (21) dan seorang anak mereka yang masih berumur 1 tahun, M Zeshan Alfarizky di gendongan sang ibu.  

Sepeda motor melaju dari arah Medan ke Banda Aceh. Pada saat bersamaan  di belakang sepeda motor melaju L-300 pikap BK 8956 BK yang dikemudikan Zulfahmi (21), warga GampongTanoh Anoe, Idi Rayeuk, Aceh  Timur. 

Setiba di lokasi kejadian, pada jalan lurus, pengendara sepmor memperlambat laju kendaraannya karena di depannya ada truk boks. Saat itulah, L-300 yang melaju di belakang hilang kendali karena  rem blong sehingga menabrak sepmor Honda Vario yang ditunggangi suami istri dan seorang anak mereka yang masih bayi. Akibat tabrakan itu, Zulfikar  dan anaknya luka parah di bagian kepala. Bayinya disebut- sebut meninggal di lokasi kejadian sedangkan Zulfikar yang tak sadarkan diri dilarikan ke RSUD dr Zubir Mahmud Aceh Timur dan meninggal dunia dalam penanganan medis pada Jumat kemarin. Novi Muliawati, mengalami lecet di wajah dan lengan.  

“Kedua korban mengalami luka parah di kepala dan meninggal dunia. Kasus itu sedang dalam penanganan kita,” kata Kasat Lantas Polres Aceh Timur, Iptu Ritian  Handayani. (c49)