Beranda Nasional DPR Minta Pemerintah Tingkatkan Status Guru Honorer

DPR Minta Pemerintah Tingkatkan Status Guru Honorer

279
0
BERBAGI

Ahmad Reza Patria

Jakarta, BP

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Reza Patria meminta pemerintah meningkatkan status honorer bagi ribuan tenaga medis dan guru di seluruh Indonesia yang telah bekerja sejak belasan tahun bahkan puluhan tahun. “Sekitar 430 000 tenaga honor yang tersebar di seluruh Indonesia. Jika status mereka diangkat mnejadi pegawai, pemerintah harus mengeluarkan dana Rp23 triliun. Besarnya anggaran tersebut membuat pemerintah kesulitan mengangkat status guru honor  dan tenaga medis,” ujar Reza di ruangan wartawan DPRm Jakarta, Selasa (21/2)/
Reza menambahkan, salah satu janji politik Jokowi  memperhatikan nasib tenaga honor, namun selama dua tahun perjalanan pemerintahan Jokowi, guru honor dan tenaga kesehatan belum beranjak dari status honorer. “Pemerintah lebih terkonsentrasi membangun infrtastruktur sedangkan pengangkatan status honor belum. Kita harap pemerintah segera mewujudkan permeintaan mereka,” tambahnya.
Dikatakan, honor tenaga guru dan medis sangat kecil, kisaran 300 ribu hingga 900 ribu  per bulan. Honor itu sangat kecil dan di bawah UMP. “Saya yakin tenaga honorer  dibutuhkan. Karena itu status mereka sebaiknya diangkat dulu sebagai  PNS. Soal gaji bisa bertahap. Mereka  butuh status” jelasnya. Lalu, apakah Revisi UU ASN  ini politis atau tidak, wartawan sendiri yang bisa menilai,” pungkasnya.
Komisioner Aparatur Sipil Negara (ASN} Waluyo menjelaskan,   pengangkatan PNS merupakan kewenangan pemerintah setelah melalui berbagai pertimbangan keuangan Negara dan sumber daya manusia. “Jumlah guru dan tenaga medis sangat tidak ideal. Yang ideal itu sekitar 2 persen dari jumlah penduduk. Namun, kebutuhan sebuah daerah tidak sama. Di kota besar tentu butuh lebih banyak. Dan yang tidak kalah penting  birokrasi dan kualitas SDM mesti ditingkatkan” paparnya. #duk