Beranda Nasional Ini Himbauan Darwis Jeunib Kepada Masyarakat Bireuen

Ini Himbauan Darwis Jeunib Kepada Masyarakat Bireuen

268
0
BERBAGI
Darwis Jeunib di Balee, Janggot Seungko, Jeunib, Bireuen (Foto: Zoel Sopan)

ACEHTREND.CO, Bireuen – Panglima Komite Peralihan Aceh (KPA) yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh (PA) Bireuen, Darwis Jeunib kembali menegaskan dukungannya kepada pasangan calon terpiih sebagaimana yang sudah disampaikan oleh KIP Bireuen, dan sekaligus menghimbau seluruh masyarakat Bireuen untuk mendukung hasil Pilkada Bireuen 2017.

Menurutnya, dari hasil rekapitulasi perolehan suara yang dilaksanakan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Bireuen sudah diketahui bahwa pasangan nomor urut 6, Saifannur dan Muzakkar A Gani keluar sebagai peraih suara terbanyak.

“Jak ta kerjasama untuk kebaikan Bireuen keu depan (mari kita kerjasama untuk kebaikan Bireuen ke depan),” himbau Darwis Jeunib dalam pertemuan di kediamannya, Janggot Seungko, Jeunib, Bireuen, Jumat (10/3) sore.

Meunurut alumni Libya tahun 1986 ini, tidak perlu ada dendam di dalam politik, dan ia juga berpandangan tidak perlu juga membuat ulah, termasuk tidak melakukan demo. Soal ada masalah di lapangan dari tim H. Saifannur, ia mengaku semua kesalahan dan pelanggaran juga ada dilakukan oleh semua tim pasangan calon. Ia berharap, pelanggaran diselesaikan lewat mekanisme yang sudah ada, secara adil untuk semua.

Sebagaimana diketahui, melalui rapat pleno KIP Bireuen pada Rabu (22/2) diketahui bahwa paslon nomor urut satu Ruslan-Jamaluddin sejumlah 31.208 suara, Paslon nomor urut dua Amiruddin Idris-Ridwan Khalid berjumlah 9.321 suara, Paslon nomor urut tiga Tgk. M. Yusuf A. Wahab-Purnama Setia Budi berjumlah 61.186 suara.

Selanjutnya untuk Paslon nomor urut empat Khalili-Yusri berjumlah 30.192 suara, Paslon nomor urut lima Husaini-Azwar berjumlah 6.686 suara, dan Paslon nomor urut enam H. Saifannur-Muzakkar berjumlah 74.292 suara.

Kemenangan H. Saifannur dan Muzakkar A Gani kemudian mendapat penolakan dari beberapa kandidat. Sampai saat ini sudah tiga kali dilakukan aksi demo dengan mengangkat isu money politic. Bukan hanya itu, seluruh komisioner KIP Bireuen juga diadukan kepada DKPP, dan terkini DPRK juga mencoba mengangkat isu yang sama, termasuk ingin melakukan pembentukan Pansus.

Namun, seiring waktu aksi demo semakin menyusut dari segi jumlah massa yang datang, DKPP juga menyatakan status dismiss (ditolak) atas laporan yang ada, pihak Panwaslih Bireuen juga mengaku sudah menindaklanjuti laporan yang ada dan pihak Gakkumdu Bireuen juga melakukan hal yang sama. Sedangkan usaha DPRK yang diinisiasi oleh Ketua Komisi A tidak mendapat dukungan dari banyak anggota dewan, termasuk dari kebanyakan anggota dewan yang berasal dari Partai Aceh.

“Sidroe sagai meunan-meunan, yang laen hana meunan,” ujar Darwis Jeunib yang menyatakan akan menunggu waktu yang tepat untuk memperbaiki internal Partai Aceh, termasuk di dewan. []

Komentar