in

Masih SMA Sudah Mojok, ‘Diolah’ Penggerebek

Selasa, 13 Desember 2016 15:50 WIB

LANGSA – Gadis ABG–sebut saja–Melati (16) yang masih berstatus pelajar sebuah SMA di Kota Langsa, mojok dengan seorang pria belia E di areal kebun sawit, saat malam. Saat itulah pasangan belia itu digerebek beberapa lelaki.

Belakangan, Melati ‘diolah’ oleh sedikitnya dua orang penggerebek hingga wanita itu trauma berat. Upaya mojok berujung kejahatan seksual itu akhirnya bermuara ke kantor polisi. 

Walhasil, dua pria muda yang sudah anak bini, Pep (35) berstatus PNS Aceh Timur, dan Zul (32) pekerjaan mocok-mocok, keduanya warga Gampong Pondok Pabrik Kecamatan Langsa Lama, dicokok aparat Polres Langsa dari Polsek Langsa Timur.

Kapolres Langsa, AKBP H Iskandar ZA SIK, melalui Kapolsek Langsa Timur, Iptu Soegiono, Senin (12/12), mengakui insiden cabul yang menimpa siswi SMA. Polisi juga telah menerima laporan keluarga korban, dan malam itu juga telah mengamakan dua terduga pelaku utamanya.

Menurut Iptu Soegiono, kejadian itu terjadi Jumat (9/12) pukul 20.30 WIB di area kebun sawit Gampong Pondok Pabrek, Kecamatan Langsa Lama. Malam itu korban bersama temannya E, sedang duduk di persimpangan tiga areal kebun sawit PTPN I (Kebun Lama-red) Gampong Pondok Pabrek.

Kemudian tanpa disadari keduanya datang 4 pria termasuk dua pelaku yang mengaku Satpol PP, mendatangi korban dan pacarnya dengan menakuti mereka (mengancam-red). Lalu tersangka Frengki dan Zulambri membawa korban ke semak-semak dengan kondisi gelap di kebun sawit itu. Saat itulah terjadi kejahatan seksual yang menimpa Melati.

Sedang dua pemuda atau teman tersangka, membawa pemuda E ke tempat berbeda, dan berpura-pura ingin memproses pasangan yang bergelap gelap tersebut.

Kemudian sesampainya ke dalam area kebun sawit, awalnya korban meminta kepada dua tersangka itu memulangkan korban ke rumahnya. Akan tersangka Zulambri yang telah berniat jahat, langsung memaksa mencium dan meraba-raba ke bagian sensitif korban.

Setelah menuntaskan aksinya, sekitar pukul 21.30 WIB korban dan teman E dilepas dan disuruh pulang oleh tersangka. 

Sesampai di rumah, korban yang mengalami trauma berat melaporkan kejadian memilukan yang menimpanya itu kepada orang tuanya. Lalu kedua orang tua korban didampingi Keuchik gampong, malam itu juga melapor ke Polsek Langsa Timur. “Setelah kita menerima laporan dugaan pencabulan itu, petugas langsung melakukan penangkapan dua tersangka yaitu Zul dan Pep. Korban juga langsung dibawa ke RSUD Langsa untuk divisum,” sebut Kapolsek.(zb)

What do you think?

Written by virgo

4 Misteri Hutan Blora Yang Penuh Dengan Mistis dan Menyeramkan

Polisi Terus Buru Pembuang Bayi