Beranda Nasional Naik Pesawat Komersial Ini Dilarang Bawa Laptop

Naik Pesawat Komersial Ini Dilarang Bawa Laptop

205
0
BERBAGI

Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan larangan penumpang membawa laptop, tablet dan alat-alat elektronik berukuran lebih besar dari telepon genggam ke dalam kabin pesawat. Chief Executive maskapai Qatar Airways Akbar Al Baker tak percaya bila aturan itu dibikin untuk mengincar maskapai penerbangan di Timur Tengah.

“Saya rasa tidak adil bila saya menyebut aturan itu menargetkan maskapai-maskapai Gulf. Sejauh yang saya perhatikan ini adalah masalah keamanan dan kami harus mematuhi itu,” ucap Al Baker kepada wartawan di London, Inggris, Selasa (28/3/2017).

“Untuk saat ini terlalu dini mengatakan bila hal itu akan berdampak pada bisnis kami,” ucapnya.

Aturan itu mendapat dukungan dari parlemen AS. Mereka telah mendapat penjelasan mengenai informasi intelijen soal kemungkinan serangan teroris di balik pemberlakuan larangan tersebut.

Sejak Senin (20/3) waktu setempat, pemerintahan Trump memberlakukan larangan membawa setiap alat elektronik berukuran lebih besar dari telepon genggam, ke dalam kabin pesawat. Elektronik seperti laptop, tablet maupun kamera bisa dibawa namun harus dimasukkan ke bagasi pesawat.

Larangan AS ini diberlakukan untuk penerbangan tujuan AS dari 10 bandara yang ada di 8 negara mayoritas muslim. Penerbangan internasional dari Yordania, Kuwait, Mesir, Turki, Arab Saudi, Maroko, Qatar, dan Uni Emirat Arab terkena dampak larangan ini. Sedikitnya 50 penerbangan tujuan AS untuk setiap harinya berasal dari negara-negara itu.

Sedangkan maskapai internasional yang terkena dampak larangan ini antara lain, Royal Jordanian, EgyptAir, Turkish Airlines, Saudi Arabian Airlines, Kuwait Airways, Royal Air Maroc, Qatar Airways, Emirates dan Etihad Airways. Maskapai AS tidak terkena dampaknya, namun setiap warga AS yang menumpang maskapai yang terdampak larangan tersebut juga menghadapi larangan yang sama. 

DETIK


Redaksi:


Informasi pemasangan iklan

Hubungi:



Telp. (0651) 741 4556

Fax. (0651) 755 7304

SMS. 0819 739 00 730

BERBAGI
Artikel sebelumyaBuka Kasus Penembakan di Yapen
Artikel berikutnyaKabar Burung