Beranda Nasional NBE Andalkan Kolektivitas Permainan

NBE Andalkan Kolektivitas Permainan

170
0
BERBAGI

Profil Skuad Piala Gubernur 2017

Palembang, BP

Tim Futsal Niara Brothers Express (NBE)

Tim Futsal Niara Brothers Express (NBE) sudah bersiap tampil di Kejuaraan Futsal Piala Gubernur Sumsel 2017, 18-19 Maret nanti. Tim berisi pemain usia muda ini akan memaksimalkan kerja sama dan kolektivitas permainan demi meraih hasil maksimal, pada kompetisi yang dihelat di lapangan Boom Futsal.

Ketua Tim Futsal NBE Muhammad Ihsan mengatakan, mereka sudah cukup siap menghadapi Piala Gubernur Sumsel 2017. Persiapan sendiri sudah dilakukan dengan mempersiapkan pemain yang dihasilkan dari hasil seleksi pemain binaan NBE berusia 18-23 tahun.

“Ini keikutsertaan pertama kita di Piala Gubernur, meski begitu kita siap tempur. Karena baru pertama kali ikut target kita masuk semifinal, kalau Allah SWT memberikan rezeki mudah-mudahan masuk final,” kata Muhammad Ihsan kepada BeritaPagi, Jumat (3/3).

Menurut Ican-sapaan akrabnya, mereka melakukan latihan dua kali dalam sepekan di lapangan Nurul Iman. Demi mematangkan persiapan, mereka berlatih di bawah asuhan pelatih berpengalaman Sulaiman, mantan pemain Sriwijaya FC U-21.

“Seminggu dua kali latihan, pelatih kita juga berpengalaman dan pernah melatih SMA Negeri 2 Palembang. Untuk lawan yang diwaspadai adalah Pelindo karena tahun kemarin mereka sangat mendominasi. Mudah-mudahan dengan dukungan perusahaan yang luar biasa kami bisa memenuhi target yang kami canangkan,” tambahnya.

Ican menambahkan, pada event yang digagas BeritaPagi Group dan Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Sumsel, mereka mengandalkan permainan kolektif bukan individual. Makanya, tidak ada pemain andalan dalam tim karena semua pemain berjuang bersama-sama. Kata dia, kolektivitas menjadi hal penting, dan harus mendapat perhatian dalam setiap pertandingan.

“Tanpa kolektivitas, sebuah tim jangan berharap dapat memenangi pertandingan futsal. Kesadaran itulah yang membuat kami sangat menaruh perhatian terhadap kolektivitas, dan tidak mengandalkan satu pemain. Dengan kerja sama tim yang padu diharapkan para pemain dapat menjalin komunikasi di lapangan secara baik, sehingga mampu mengembangkan permainan dan menjalankan strategi sesuai dengan instruksi pelatih,” pungkasnya.

Pelatih NBE Sulaiman menambahkan, persiapan yang dilakukan tidak terlalu banyak, paling hanya persiapan mental karena pemain NBE berusia belia 18 tahun. Karena itu, dengan usia masih muda butuh mental yang kuat untuk bertanding di event sekelas Piala Gubernur.

“Ya, paling penguatan mental agar mereka tidak gugup saat bertanding. Meski masih muda, NBE punya pengalaman bertanding dengan menjadi juara kejuaraan antarpelajar dan masuk delapan besar Kejuaraan Asperindo 2015 dan 2016. Untuk target setiap pertandingan harus menang karena format pertandingan menggunakan sistem gugur. Jadi setiap pertandingan kami anggap seperti final,” pungkas Leman-sapaan akrabnya.

#fer