in

Oktober Sumut Inflasi 0,23 Persen

MEDAN (Berita): Pada bulan Oktober 2017, Sumatera Utara mengalami inflasi 0,23 persen, naik dibanding September 2017 sebesar 0,09 persen dan lebih tinggi dari nasional 0,01 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara Syech Suhaimi mengatakan hal itu kepada wartawan di kantornya, Jalan Asrama Pondok Kelapa Medan Rabu (1/11). Saat itu dia didampingi Kabid Statistik dan Distribusi Bismark S Pardamean Sitinjak.

Suhaimi menjelaskan pada Oktober 2017, seluruh kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumatera Utara mengalami inflasi yaitu Sibolga 0,31 persen, Pematangsiantar 0,15 persen, Medan 0,24 persen dan Padangsidempuan 0,16 persen. “Sehingga Sumut pada Oktober 2017 mengalami inflasi 0,23 persen.

Inflasi di Medan 0,24 persen, katanya, terjadi karena adanya peningkatan indeks dari 135,31 pada September 2017 menjadi 135,63 pada Oktober 2017. “Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran,” tegas Suhaimi.

Kelompok pengeluaran tersebut yakni kelompok bahan makanan 0,45 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,39 persen. Kelompok sandang 0,72 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,04 persen.

Sementara kelompok yang mengalami penurunan indeks yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,02 persen, kelompok kesehatan 0,21 persen dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,02 persen.

Suhaimi menambahkan komoditas utama penyumbang inflasi selama Oktober 2017 terjadi di Medan antara lain cabai merah, bahan bakar rumah tangga, emas perhiasan, kelapa, ketupat/lontong sayur, sawi hijau dan ikan kembung/gembung. “Perkembangan harga berbagai komoditas di Kota Medan pada Oktober 2017 secara umum menunjukkan adanya peningkatan,” katanya.

 Dari 23 kota IHK di Pulau Sumatera, inflasi tertinggi terjadi di Batam sebesar 0,72 persen dengan IHK 131,12 dan terendah di Jambi 0,05 dengan IHK 127,61. Sementara itu, deflasi tertinggi terjadi di Bengkulu 0,12 persen dengan IHK 138,63 dan terendah terjadi di Tanjung Pinang sebesar 0,02 persen dengan IHK 129,13. (wie)

What do you think?

Written by Julliana Elora

Produksi Padi Sumut Tembus 5,1 Juta Ton

12 PNS Nongkrong di Warkop di Jaring Satpol PP