in

Para Tahanan Pun Bisa Kebaktian Khusyuk di KPK

Perayaan Hari Raya Natal 2019 diperingati umat Kristiani, termasuk para tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebanyak 18 tahanan KPK melaksanakan ke­baktian Natal dengan khusyuk di Rumah Tahanan (Rutan) K4, belakang Gedung Merah Putih KPK pada pukul 07.00 WIB.

“Hari ini, di Rutan K4, 18 orang tahanan yang beragama Nasrani melakukan kebaktian Natal yang dipimpin Pendeta Susy Theresia, Maartje EL, Nancy Shirley B, Irwan Poer­nomo, Djefri Estivanus K, dan Sihol Pardamean,” kata Plh Kepala Biro (Kabiro) Humas KPK, Yuyuk Andriati Iskak, di Jakarta, Rabu (25/12).

Yuyuk merincikan para ta­hanan yang merayakan Natal bersama di Rutan K4 KPK tersebut. Mereka adalah Fred­dy Lumban Tobing, Markus Nari, Makmur, Bartholomeus Toto, David Manibui, Sendy Pericho, dan Nelly Margaretha. Ada juga Sri Wahyuni Maria Manalip, Benhur Lalenoh, Budi Winarto, Mikael Kam­buaya, Simon Susilo, Soeti­kno Soedarjo, Aleksius, Alvin Suherman, Chandra Suwanda, Kock Meng, dan Suheri Terta.

Seusai melaksanakan kebaktian, kata Yuyuk, para tahanan tersebut dikemba­likan ke rutan masing-ma­sing yakni Rutan K4 KPK, Rutan Pomdam Jaya, Guntur, dan Rutan KPK Kavling C1. Mereka kemudian diberi ke­sempatan kunjungan kelu­arga yang dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Kesempatan kunjungan Hari Raya Natal 2019 ini dimanfaat­kan dengan baik oleh keluarga para tahanan yang merayakan Natal. Terlihat para keluarga ta­hanan sudah hadir mulai pukul 07.00 WIB untuk pendaftaran. Dengan berpakaian rapi sep­erti habis dari gereja, mereka membawa buah tangan berupa makanan siap santap untuk merayakan Natal bersama salah seorang anggota keluarga yang sedang tersandung kasus tindak pidana korupsi tersebut.

Salah satu tahanan yang mendapat kunjungan dari keluarga adalah mantan Dirut PT Mugi Rekso Abadi, Soetikno Soedarjo. Soetikno dijenguk anak bungsunya, Dita Soedard­jo dan menantunya, Maruli Tampubolon.

ola/N-3

What do you think?

Written by Julliana Elora

Data Pribadi Menjadi Aset Bernilai Ekonomi Tinggi

Kisah Habib Ali Alhabsy, Ulama Asal Yaman yang Haulnya di Solo Selalu Jadi Magnet Jamaah dari Berbagai Daerah