Beranda Nasional Pria Gangguan Jiwa Mengamuk di Pulo Lawang

Pria Gangguan Jiwa Mengamuk di Pulo Lawang

29
0
BERBAGI

Minggu, 14 April 2019 10:55 WIB

* Satu dari Tiga Warga Jadi Korban Pembacokan

BIREUEN – Insiden menggegerkan terjadi di Gampong Pulo Lawang, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Jumat (12/4) malam. Seorang warga desa tersebut, bernama Nazaruddin (40) yang diduga mengalami gangguan jiwa membacok warga se-desanya, Armia (40) hingga mengalami luka serius di bagian wajah.

Korban Dilaporkan mengalami luka di bagian hidung, bibir, dan satu gigi depan copot. Korban dilarikan ke IGD RSUD Bireuen sedangkan pelaku dan orang tuanya bernama M Sarong (60) kini diamankan di Mapolsek Kota Juang Bireuen.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kapolsek Kota Juang, AKB Arief Sanjaya, Sabtu (13/4) mengatakan, menjelang kejadian itu Armia bersama dua rekannya, Ilham (23), dan Mustafa (38) duduk-dudu di kios pinggir jalan dekat rumah Armia.

Tiba-tiba pelaku datang dan masuk ke rumah Armia. Tak lama kemudian warga melihat pelaku keluar sambil menenteng sebilah parang di tangannya namun belum jelas asal usul parang tersebut. 

Khawatir terjadi hal-hal tidak diinginkan–apalagi pelaku diketahui mengaolami gangguan jiwa–Armia bersama rekannya mendekat dengan tujuan mengambil parang di tangan pelaku.

Ternyata di luar dugaan, pelaku justru melakukan perlawanan dengan mengayunkan parang secara membabibuta sehingga mengenai bagian wajah Armia. Sedangkan Ilham dan Mustafa berhasil menghindar. 

Usai membacok Armia, pelaku langsung kabur. Sedangkan Ilham dan Mustafa membantu menyelamatkan korban dengan melarikan ke Puskesmas Jeumpa. Namun setelah mendapat penanganan sementara, dirujuk ke IGD RS dr Fauziah untuk menjalani perawatan intensif. 

Setelah kejadian, pelaku yang melarikan diri tidak jauh dari rumah orang tuanya berhasil diamankan oleh anggota Polsek Kota Juang beserta sebilah parang yang digunakan membacok korban. “Selain pelaku (Nazaruddin), orang tua pelaku ikut diamankan sementara ke Mapolsek Kota Juang Bireuen,” kata AKP Arief Sanjaya.(yus)