Beranda Nasional Rebutan Kamar Mandi, Karyawan Koperasi Main Tikam

Rebutan Kamar Mandi, Karyawan Koperasi Main Tikam

86
0
BERBAGI

Senin, 12 Februari 2018 12:40 WIB

SUBULUSSALAM – Dipicu permasalahan sepele, yakni karena berebutan kamar mandi, dua pria di Desa Penanggalan Timur, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Minggu (11/2) terlibat cekcok hingga baku hantam. Akibat adu jotos tersebut, seorang diantaranya mengalami luka serius akibat ditikam dengan pisau dapur hingga dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam.

Informasi yang dihimpun, kedua pria yang terlibat baku hantam berujung penikaman adalah Yuan Pangaribuan (28) warga asal Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara dan Wendi Syahputra (25) penduduk asal Kutacane, Aceh Tenggara. Keduanya merupakan karyawan sebuah koperasi simpan pinjam di Subulussalam. Akibat insiden tersebut, satu orang mengalami luka serius akibat tikaman.

Korban kritis adalah Yuan Pangaribuan, ditikam pada bagian leher dan tulang rusuk, hingga terkapar bersimbah darah dan segera dilarikan ke rumah sakit. Usai menikam rekannya, pelaku melarikan diri ke semak-semak belakang kantor koperasi simpan pinjam yang berada di Desa Penanggalan Timur.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Milyardin SIK yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Penanggalan Iptu Arifin Ahmad, mengakui terjadinya insiden penikaman di wilayah hukumnya. Pelaku dan korban merupakan karyawan Koperasi Aceh Raya. Insiden penikaman tersebut kata Iptu Arifin dipicu masalah sepele yakni rebutan kamar mandi.

Menurut Iptu Arifin, kasus penikaman diawali saling cekcok gara gara rebutan kamar mandi. Kejadiannya sekitar pukul 08.00 WIB menyusul ucapan kasar korban kepada pelaku Wendi yang masih koleganya.

Dikatakan, pelaku dan korban dilaporkan saling pukul hingga berakhir penikaman. “Mereka terlbat saling pukul terus pelaku mengatakan, kau tunggu sini ya, biar kau tau siapa aku. Kemudian pelaku pergi ke arah dapur mengambil sebilah pisau dan tiba tiba menghujamkan pisau tersebut ke arah leher dan tulang rusuk korban,” terang Kapolsek Iptu Arifin menceritakan kronologis peristiwa perkelahian dua karyawan koperasi di Penanggalan.

Akibat penikaman, korban harus dirawat di ruang Unit Gawat Darurat (UG) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam. Sementara pelaku melarikan diri dan kini menjadi buronan polisi. “Pelaku sedang dalam pengejaran, jika ada yang melihat mohon diinformasikan ke Polsek Penanggalan atau polsek terdekat,” ujar Arifin seraya menyebarkan foto tersangka Wendi.(lid)