in

Sehat Itu Kita Yang Pilih, Dan Tuhan Yang Menentukan

Ada banyak cara menuju hidup sehat, dan salah satu yang termudah adalah dengan menjaga kesehatan diri kita itu sendiri dan menerapkan pola hidup sehat. Seperti makan yang teratur, tidur yang cukup yakni 8 jam perhari, perbanyak minum air putih, kurangi merokok, hindari minuman beralkohol, sering berolahraga, serta tak lupa makan makanan sehat seperti 4 sehat 5 sempurna. Sebenarnya itu saja sudah lumayan cukup, karena sebenarnya untuk bisa hidup sehat itu sangat-sangat murah, berbeda ketika kita ingin membeli rokok atau minuman alkohol yang notabene cukup menguras dompet kita.

Saya sendiri suka membaca artikel-artikel tentang kesehatan, karena dengan begitu saya bisa menjadi bertambah wawasan akan bagaimana cara menjaga kesehatan tubuh kita. Nah dari artikel-artikel itu sendiri kita bisa tahu bagaimana caranya menjaga kesehatan tubuh kita, meskipun sebenarnya kita bisa cek kesehatan ke dokter. Tapi untuk semua kalangan masyarakat kita saya rasa belum tentu ya, karena kita tahu sendiri bahwa biaya ke dokter itu tak murah, jadi hanya untuk kalangan-kalangan elit saja yang mampu.

Tapi sadarkah kita bahwa selain menjaga kesehatan dari luar dan dari dalam tubuh kita, perlu juga bagi kita untuk menjaga kesehatan dari hati kita. Sangat penting sekali, karena dengan memiliki hati yang bersih maka kita juga bisa terhindar dari beberapa penyakit ganas seperti halnya ketika seseorang menerapkan pola hidup sehat. Karena bukan tidak mungkin beberapa penyakit akan datang karena hati kita yang kotor, meskipun kita telah menerapkan pola hidup sehat. Salah satunya adalah dengan tidak memelihara sifat iri serta dendam di dalam hati kita.

Bayangkan ketika kita selalu iri kepada orang lain, tentang apa yang orang lain miliki, atau kesuksesan apa yang telah teman kita raih. Jika hanya ingin sekedar di jadikan sebagai motivasi sich tak masalah ya, tapi jika kita tak suka dengan apa yang telah mereka miliki itu sangat berbahaya bagi kita.

Jika kita bisa menyamai atau setidaknya mengejar apa yang telah mereka peroleh itu tak masalah, tapi bagaimana jika hal itu hanya akan menjadi harapan semu bagi kita, tentunya kita akan selalu terpikirkan oleh hal itu. Ingat, bahwa dengan selalu merenungi kegagalan atas pencapaian kita itu akan menimbulkan keterpurukan atau bahkan kegilaan. Dan keterpurukan yang berlarut adalah sama berbahayanya seperti orang merokok, karena bisa menimbulkan penyakit jantung. 

Baca Juga: Menurut Sebagian Pria, Hidup Tanpa Rokok Itu Terasa Hampa, Bahkan Katanya Tak Punya Istri Pun Tak Apa. Emang Segitunya Ya?

Atau dendam yang tak kalah berbahayanya bagi kita. Mungkin dalam hidup kita pernah di sakiti oleh seseorang atau di rugikan orang lain. Dendam itu sangat tidak baik, baik untuk hati kita, atau untuk hari-hari kita. Pernah mendengar dendam yang telah terbayarkan?, contohnya saja dengan melukai atau sampai membunuh orang. Setan itu selalu mencari celah untuk bisa menghasut kita sebagai manusia untuk menuruti kemauannya. Akibatnya kita yang rugi karena harus berurusan dengan hukum.

Belum lagi jika kita punya dendam yang tak terbayarkan, atau bahkan tidak akan pernah terbayarkan karena kita selalu gagal untuk balas dendam. Tapi bersyukurlah akan hal itu karena Tuhan lah yang sebenarnya telah membantu. Namun dengan terus merenungi kegagalan untuk membalas dendam itu tak baik, sebab segala macam bentuk penyakit bisa saja datang karena saking terpuruknya kita telah menghabiskan tenaga serta pikiran hanya untuk mengurusi tentang bagaimana cara membalas dendam. Sama berbahayanya seperti penyakit iri hati.

Dan selain menjaga kesehatan itu sendiri, perlu kita terapkan rasa syukur dari dalam hati kita agar kita selalu senantiasa menerima apa yang telah Tuhan beri untuk kita dengan tidak perlu beriri hati. Perlu juga bersikap ikhlas lahir dan batin terhadap apa yang telah orang lain lakukan untuk kita. Bukannya takut, tapi sabar itu akan lebih baik. Karena orang ikhlas dan sabar itu selalu menyerahkan semua kepada Tuhan. Tanpa harus balas dendam, sebab Tuhan itu tahu apa yang mesti Dia lakukan untuk membalaskan perbuatan orang terhadap kita. Tinggal kita mau pilih yang mana, mau sehat atau sakit. Karena sehat itu kita yang pilih, dan Tuhan yang menentukan.

What do you think?

Written by virgo

Yang Perlu Di Perjuangkan Itu Adalah Dia Yang Selalu Mendukung Kita Dari Bawah, Bukan Yang Menunggu Di Puncak

Belum Jalani Hukuman, Jaksa Masih Tunggu Niat Baik Terdakwa