in

Tim voli Jepang pertahankan gelar juara Asia

Gresik (ANTARA News) – Tim Voli Jepang mempertahankan gelar juara Asia pada Kejuaraan Senior Voli Asia ke 19 setelah di partai final mengalahkan Kazakstan pada pertandingan di GOR Tridharma, Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Selasa petang.

Tim dari Negeri Sakura itu menundukkan Kazakstan dengan angka 3-1 (25-13, 25-20, 25-27, 25-23) dan meraih gelar juara, yang pada dua tahun lalu pernah direbutnya pada kejuaraan yang sama di Iran.

Berdasarkan catatan pertandingan, pemain dengan pencetak angka terbanyak atau “top score” laga malam ini adalah Ishikawa Yuki dengan total angka yang dicetak selama pertandingan sebanyak 68 poin.

Sebelumnya, Jepang melaju ke final setelah mengalahkan Tim Voli Indonesia pada babak semifinal dengan angka 3-0 (25-17, 26-24, 25-23), sehingga tim berjuluk Negeri Matahari terbit itu bertemu Kazakstan yang sebelumnya mengalahkan Korea Selatan dengan angka 2-3 (25-20, 25-15, 17-25,23-25-23, 16-14).

Pada kejuaraan tersebut, Tim Voli Indonesia yang sebelumnya tidak diunggulkan malah mampu masuk empat besar, dan menjadi tim kejutan karena menjadi satu-satunya tim Asia Tenggara yang lolos ke babak delapan besar.

Thailand yang menjadi pesaing Tim Voli Indonesia di Sea Games nanti, hanya mampu menempati peringkat ketiga di pool atau grup D di bawah China dan Australia.

Sedangkan Vietnam yang juga akan menjadi pesaing Indonesia pada SEA Games gagal melangkah ke perempat final di pool C, karena posisi klasemen akhir harus di bawah Jepang dan Korea Selatan.

Sementara itu, hasil peringkat 1 sampai 8 dari “Asian Senior Mens Volleyball Championship 19” masing-masing di peringkat pertama Jepang, disusul Kazakhstan, lalu Korea Selatan dan peringkat empat Indonesia.

Di peringkat lima ada juara voli dunia Iran, disusul China di peringkat enam, dan Taiwan peringkat tujuh, serta Australia peringkat delapan.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

What do you think?

Written by virgo

ANTARA Doeloe : Cerita nasehat dukun jang membawa maut

ANTARA Doeloe : Di balik kata “andjangsana”