in

Tukar Informasi Kejahatan Antara Polda Kepri Dan Polis Malaysia

tanjungpinang pos – Aparat kepolisian dua negara terus berkomitmen menjaga situasi kondisif di perbatasan antara Indonesia – Malaysia dari kejahatan transnasional. Untuk itu disepakati saling tukar informasi. Polda Kepri dan Polisi Malaysia berkoordinasi untuk berbagi informasi tentang penyelundupan barang bekas TKI Ilegal hingga narkoba Selasa (26/9). Kesekapatan koordinasi ini dilakukan diatas kapal di perairan Tanjung Setapa Pangerang Malaysia.

Kesepakatan tersebut berlangsung di koordinat 01°18’40’’LU – 104°09’00’’IT, Perairan Tanjung Stapa Pengerang Malaysia melalui patroli bersama / RV (Rendezvous) antara Ditpolairud Polda Kepri dengan pasukan Polis Marin 2 Johor, Selasa (26/09/2017) pukul 10.30 WIB.

Pelaksanaan giat patroli bersama itu menggunakan Kapal Patroli KP.XXXI-3001 Ditpolairud Polda Kepri dipimpin oleh Wadirpolairud Polda Kepri AKBP Harri S Nugroho, dan untuk Kapal Patroli Malaysia menggunakan Kapal Botronda PA-51 dan Botlaju PSC-43 dipimpin oleh DSP Rohaijan b HJ Muhammad Sahid, Ketua Bahagian Risik/ Operasi.

Kejahatan terorganisasi transnasional (atau kejahatan transnasional) merupakan kejahatan terorganisasi yang terjadi di lintas perbatasan negara dan melibatkan kelompok atau jaringan yang bekerja di lebih dari satu negara untuk merencanakan dan melaksanakan bisnis ilegal.

Sementara itu pihak Malaysia juga meminta informasi bila ada kapal dari perairan Kepri, menyelundupkan TKI ilegal. Tak hanya mencapai kata sepakat soal berbagi informasi. Kedua belah pihak juga melakukan patroli bersama. “Difokuskan tentang antisipasi pengiriman TKI ilegal penyeludupan barang-barang dan penyeludupan narkoba dan lainnya,” terang Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga.

Kejahatan terorganisasi transnasional yang paling lazim terjadi seperti pencucian uang penyeludupan manusia obat-obatan senjata hewan dilindungi atau material nuklir. Di wilayah Kepri, kasus kejahatan transnasional mengalami kenaikan sebesar 7 kasus atau 27 persen (33 kasus di bulan Agustus 2017 dan 26 kasus di bulan Juli 2017).

What do you think?

Written by Julliana Elora

DPR RI Sudah Mengetahui Soal Pengadaan 15.000 Senjata Polri

Masih Maraknya Penjualan Obat Ilegal di Toko Online