in

Abrasi masih Mengancam Warga Pantai Purus dan Airmanis Kota Padang

Kondisi rumah warga di kawasan Pantai Airmanis yang terancam abrasi.

 Abrasi pantai meresahkan dan mengancam warga yang bermukim di sepanjang kawasan Pantai Airmanis dan Pantai Purus.

Pantauan Padang Ekspres, Rabu (15/2) di dua lokasi tersebut, sejumlah halaman rumah warga rusak dihantam abrasi yang terjadi terus-menerus.

Salah satu warga, Yanti, 34, mengatakan, cuaca ekstrem yang menyebabkan ombak besar dua minggu terakhir membuat dampak abrasi semakin parah. Meskipun telah dipasang penghambat, yakni karung yang diisi dengan pasir, namun tetap saja ombak menjangkau halaman rumahnya.

“Kami buat penghalang air laut sendiri karena kondisi batu pemecah ombak yang tidak sampai ke area depan rumah. Jadi kami tumpuk-tumpuk karung beras yang diisi pasir ini dan kami beli sendiri. Tapi tetap saja air masih sampai ke area depan halaman rumah kami,” katanya.

Ia berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk membuat penghalang ombak sehingga abrasi bisa diantisipasi.

Sementara itu di kawasan Pantai Purus, abrasi juga mengancam bibir pantai terutama di dekat los ikan di Pantai Purus. Pasir tempat parkir kapal-kapal kecil nelayan tampak sudah terkikis air laut.

Bahkan tak sedikit sampah yang bertebaran di lokasi tersebut. Nelayan juga mengaku kapal miliknya yang telah rusak diterjang ombak.

“Kalau di pantai ini terakhir kali abrasi itu seminggu yang lalu, ketika cuaca lagi hujan. Bukan hanya tempat kapal ini yang terkena dampaknya, tapi kapal kami juga ada yang rusak,” kata Bonar, nelayan di Pantai Purus.

Bonar mengatakan, ketika kondisi air laut sedang pasang, maka hempasan air laut sampai ke jalanan, sehingga bisa menyebabkan pengikisan pantai. “Dulu pantai ini sangat landai, tapi semakin lama pasir semakin terkikis sehingga sedikit curam jadinya,” katanya.

Ia berharap pemerintah mengatasi permasalahan abrasi ini dengan solusi-solusi yang jitu. (cr5)

What do you think?

Written by Julliana Elora

OJK Sumbar Setujui Konversi BPR Guguk Mas Makmur

Pejabat Eselon II dan III Teken Perjanjian dengan Wako Pariaman