in

“Ada Mertua di Rumahku” hingga “Cek Ombak” tayang mulai 14 Januari

Film ini sangat menarik. Karena jarang ada film yang mengambil tema seperti ini

Jakarta (ANTARA) – Film “Ada Mertua di Rumahku”, “Enam Batang” dan “Cek Ombak” akan tayang mulai 14 Januari di KlikFilm.

Mengawali tahun 2022, tiga film nasional siap menghibur penonton di rumah. “Ada Mertua di Rumahku” diperankan oleh Rano Karno, Cut Meyriska dan Roger Danuarta.

Rano yang memerankan sosok seorang ayah, mengaku bahwa “Ada Mertua di Rumahku” ini memiliki tema yang berbeda dengan kebanyakan film Indonesia.

“Film ini sangat menarik. Karena jarang ada film yang mengambil tema seperti ini. Tokoh orangtua yang jadi peran utama, meskipun di sini ada anaknya yang diperankan Roger Danuarta dan istrinya Cut Meyriska, tapi orangtua yang jadi peran utama. Jadi menurut saya ini sangat menarik,” kata Rano dalam rilis resminya dikutip pada Minggu.

Baca juga: Cerita hingga cara menonton film di 2022 diprediksi semakin beragam

“Ada Mertua di Rumahku” bercerita tentang pernikahan Irfan (Roger Danuarta) dan Nirmala (Cut Meyriska). Ketika proses akad, datanglah seorang laki-laki yang ternyata ayah kandung (Rano Karno) dari Nirmala.

Nirmala yang memang sangat kesal dengan ayahnya, akhirnya memutuskan untuk mencoba hidup lagi dengan ayahnya. Ketika Nirmala ditugaskan ke Surabaya, maka Irfan harus tinggal serumah berdua saja dengan Bambang, yang tak ada satu pun orang di dunia mampu tinggal bersamanya.

Saat tinggal di rumah bersama, ayah Nirmala pun tetap melakukan hal-hal menyebalkan, seperti tiba-tiba menjual rumah mendiang ibu Nirmala.

Untuk “Enam Batang”, dibintangi oleh Angela Gilsha (Maia), Omar Daniel (Arya) dan Ersya Aurelia (Niken). Film ini bercerita tentang Arya dan Niken merupakan pasangan suami istri yang hidup bahagia.

Baca juga: Film-film Indonesia yang laris di bioskop sepanjang tahun 2021

Kehidupan mereka baik-baik saja hingga suatu hari, Arya menghadiri reuni kampusnya bersama Niken, dan bertemu dengan Maia, mantan Arya.Sejak saat itu, keadaan tidak sama lagi.

“Ini sesuatu yang baru buat saya, karena saya belum pernah menikah, dan di sini saya harus menjalani peran banyak konflik rumah tangga. Jadi cukup menantang buat saya, berakting di film ini,” kata Omar.

Sementara itu, “Cek Ombak” bercerita tentang Igo (Bryan Domani) dan Kika (Hanggini) ingin mengaku di depan orangtuanya masing-masing bahwa mereka pacaran.

Ternyata Rosa (Shareefa Daanish) mamanya Kika dan papanya Igo (Hans de Krakter) pacaran, kemudian menikah dan tinggal satu rumah. Igo dan Kika mati-matian mengubah perasaannya karena mereka tinggal serumah bukan sebagai sepasang kekasih, tapi harus sebagai kakak-adik.

“Senang ya, bisa terlibat di film ‘Cek Ombak’. Mudah-mudahan, film ini bisa menghibur dan ditonton oleh banyak orang,” kata Bryan.

Baca juga: Berani bercerita dan berkarya, langkah awal buat film independen

Baca juga: Film horor masih jadi pilihan penonton Indonesia

Baca juga: Produser ungkap sempat ragu rilis “Makmum 2”

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

What do you think?

Written by Julliana Elora

Peran Organisasi Kemasyarakatan Islam di Indonesia

Ulang tahun ke-40, Istana Kensington rilis foto terbaru Kate Middleton