in

Asperindo Minta Perizinan Dipermudah

Palembang, BP

Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres (Asperindo) memproyeksikan pada tahun 2020, seluruh kabupaten dan kota sudah memiliki DPD. Sedangkan untuk mendorong percepatan dan kemajuan bisnis jasa pengiriman, Asperindo meminta agar pemerintah mempermudah perizinan.

Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Asperindo Sumsel Muhammad Daud didampingi Sekretaris Haris Jumadi mengatakan, dewan pengurusan asosiasi ini baru dibentuk dan baru ada empat kabupaten kota di Sumatera Selatan (Sumsel) yang memiliki DPD, yakni Muaraenim, Prabumulih, Ogan Ilir, dan Baturaja.

“Dalam tahun ini akan ada empat daerah lagi, yaitu Lubuklinggau, Muba, Lahat, dan OKI Timur. Mendorong kemajuan perkembangan ekpedisi ini, Asperindo meminta agar pemerintah dapat mempermudah proses perizinan untuk kemajuan dan pertumbuhan ekonomi di Sumsel,” katanya.

Dikatakan dia, dengan terbentuknya semua DPD di setiap kabupaten/kota, maka organisasi akan lebih tertata, khususnya yang berada di daerah. Pihaknya di bidang jasa ini punya tujuan untuk mengentaskan pengangguran, dimana saat ini saja berdasarkan catatan Korwil Asperindo Sumbagsel ada 50 ribu karyawan yang bergabung di bisnis ini.

Sedangkan untuk saat ini perusahaan jasa angkutan yang tercatat di Asperindo baru yang ada di Palembang, yakni berjumlah 43 perusahaan. “Kami di Asperindo sebagai perusahaan jasa logistik, juga ingin turut membangun perekonomian nasional, dengan tetap angkat UKM lokal, ini jadi pangsa pasar yang bisa di maksimalkan dan ini memiliki impact menyeluruh terhadap perekonomian,” jelasnya.

Meski langkah bisnis telah dimantapkan Asperindo untuk menjadi bagian dari bisnis yang membantu pemerintah, baik dalam masalah pengangguran maupun pengembangan UKM. Namun sektor bisnis ini masih banyak menemui kendala soal perizinan dan juga tak luput dari bayang pungutan liar, meski sudah ada pembentukan Tim Saber Pungli dari pemerintah.

“Kami minta dukungan pemerintah, apalagi terkait dengan izin dan lainnya dapat lebih dipermudah,” ujar Korwil Asperindo Sumbagsel Haryanto. Sementara, Sekretaris Asperindo Sumsel Haris Jumadi mengatakan, adanya pembentukan Saber Pungli beberapa waktu lalu, membuat pungutan liar di bagian bongkar muat barang tidak terjadi lagi, dan ini berdampak positif untuk mengurangi cost. Namun, setelah beberapa waktu kembali terjadi meski tak separah dulu.

“Di beberapa daerah atau titik ini masih sering gencar terjadi pungli, seperti di sepanjang lintas Sumatera, Lampung – Palembang, Bengkulu, dan Jambi,” tandasnya.#ren

What do you think?

Written by virgo

Desak Penerapan UU Simbur Cahaya

Buka Kasus Penembakan di Yapen