in

Ayo, Gali Potensi Diri

Safaruddin
Bupati Limapuluh Kota

Setiap manusia pasti memiliki segala kelebihan dan kekurangan. Namun sebagai manusia yang diberi Allah SWT akal dan pikiran, sudah sepatutnya kita tidak terpaku dengan segala kekurangan yang dimiliki. Kita harus selalu berupaya meningkatkan potensi diri secara konsisten agar dapat meminimalisir segala kelemahan yang ada pada diri masing-masing.

Begitu juga halnya dngan guru di sekolah, kami mengimbau agar guru selalu dapat mengupdate kompetensi dirinya setiap saat. Guru diharapkan mampu menyikapi dengan baik segala perubahan yang terjadi saat ini.

Apalagi saat ini terjadinya perubahan kurikulum yang diterapkan di beberapa sekolah penggerak dan pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Agar dapat mengimplementasikan kurikulum baru tersebut dengan baik, maka guru harus belajar terlebih dahulu.

Perlu melakukan penyesuaian dalam berbagai hal, baik perencanaan, pelaksanaan maupun asesmen yang dilakukan. Namun para guru tidak perlu merasa khawatir, sebab saat ini tersedia berbagai sarana dan cara untuk belajar.

Bapak dan Ibu guru bisa belajar dengan mengikuti berbagai kegiatan. Berdasarkan berbagai informasi yang kami dapatkan, saat ini sering diadakan diklat, seminar/webinar, workshop dan lain sebagainya. Baik yang diadakan oleh pihak Kemendikbudristek ataupun pihak lainnya.

Kegiatan ini ada yang dilakukan secara daring maupun luring. Guru dapat menyesuaikan dengan pilihannya. Selain itu berdasarkan diskusi kami dengan guru-guru saat berkesempatan berkunjung ke beberapa sekolah, sekarang ini juga tersedia Platform Merdeka Mengajar (PMM) dari Kemendikbudristek sebagai ruang belajar bagi guru.

Melalui pemanfaatan Platform ini para guru akan dipandu dengan berbagai materi dan video yang berisi informasi tentang kurikulum merdeka. Jadi kami harapkan Bapak dan Ibu guru agar sering-sering memanfaatkan Plarform tersebut untuk menggali informasi.

Aktifkanlah komunitas yang ada untuk saling berbagi tentang praktik baik masing-masing dalam menjalankan kurikulum yang tergolong baru ini. Intinya, lakukanlah berbagai cara agar Bapak dan Ibu selalu dapat mengupgrade kompetensi dirinya setiap saat.

Sebagai seorang guru, Bapak dan ibu juga bertanggungjawab memfasilitasi siswa di sekolahnya untuk dapat mengeksplor potensi diri mereka. Kami yakin, setiap siswa akan memiliki bakat, minat yang berbeda. Sebab setiap anak dilahirkan dengan potensi bawaan masing-masing.

Apabila potensi tersebut dapat tersalurkan dengan benar maka akan memberi pengaruh postif bagi mereka. Sebaliknya, jika bakat atau minat ataupun hobi mereka tidak tersalurkan sebagaimana mestinya, maka mereka akan mencari penyaluran sendiri.

Apabila cara penyalurannya tidak tepat, hal ini akan membahayakan bagi tumbuh kembang mereka. Kita sangat tidak berharap hal ini terjadi. Oleh sebab itu butuh kepedulian kita semua dalam mengarahkan sikap generasi muda. Fasilitasilah mereka dalam menggali dan mengasah potensi dirinya agar menjadi pribadi yang unggul dalam berbagai bidang.

Jadi, kami harapkan setiap sekolah memiliki program unggulan dalam mengembangkan bakat, minat siswa. Semakin mereka disibukkan dengan hal-hal yang postif dan bermanfaat, maka waktu dan energi mereka semakin berkurang untuk melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat.

Sekolah dapat membangun kerjasama dengan berbagai pihak dalam hal ini, baik dalam penyediaan sarana pendukung, tenaga pelatih dan sebagainya. Semakin banyak program unggulan sekolah, semakin besar peluang bagi siswa untuk menorehkan prestasinya. Prestasi siswa jelas akan mengharumkan nama sekolah. (***)

What do you think?

Written by Julliana Elora

Efek Tabungan Utsman, Simpanan Warga Bukittinggi Makin Menggunung

Fantastis, Jutaan Hektare Hutan Dilepas KHLK Untuk Masyarakat