in

BMKG: 98 zona iklim basah kena dampak kekeringan akibat El Nino kuat

Logo Header Antaranews Sumsel

BMKG: 98 zona iklim basah kena dampak kekeringan akibat El Nino kuat

Selasa, 22 September 2026 12:21 WIB

Image Print

Ilustrasi: Petani menanam padi di area genangan Waduk Saradan, Madiun, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Mada/YU

Jakarta (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 98 Zona Musim (ZOM) yang biasanya memiliki karakteristik hujan sepanjang tahun, kini berbalik mengalami musim kemarau akibat tekanan fenomena El Nino sangat kuat sepanjang 2026.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, menjelaskan anomali suhu muka laut di wilayah Nino 3,4 Samudra Pasifik mencapai rata-rata +2,63 yang menekan pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

“Secara klimatologis Indonesia memiliki 110 ZOM  tipe basah sepanjang tahun. Namun pada 2026 ini sebanyak 98 ZOM diantaranya ikut terdampak kekeringan dan mengalami musim kemarau,” katanya.

Ardhasena memaparkan saat ini sebanyak 556 ZOM atau 61,91 persen dari total luas daratan Indonesia masih berada dalam cengkeraman musim kemarau panjang.

Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

What do you think?

Written by Julliana Elora

Mentan: Penindakan impor beras ilegal lindungi petani, jaga swasembada

Profil Jule: Usia, karier, pernikahan hingga kasus vape etomidate