Beranda Nasional Buka Puasa Ketua DPD RI Bersama Presiden Jokowi

Buka Puasa Ketua DPD RI Bersama Presiden Jokowi

449
0
BERBAGI

JAKARTA (Berita) – Presiden Joko Widodo menyatakan kehadirannya ber-safari ramadhan kepada pemimpin lembaga tinggi negara dilanjutkan dengan masyarakat merupakan bagian dari merawat keindonesiaan yang semakin dewasa.

“Ya, ini silaturahim dalam rangka buka puasa bersama. Ini kan sebuah acara yang saling mempererat tali persaudaraan kita. Ini bagus. Juga untuk mempererat ukhuwah Islamiyah kita, tetapi juga mempererat ukhuwah wathoniah kita,” ujarnya saat dicegat wartawan usai buka puasa bersama di rumah ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Oesman Sapta Odang (Oso) di Jalan Karang Asem, Jakarta Selatan, malam Rabu (7/6).
Karenanya, Presiden Jokowi berharap silaturahim itu mampu menjembatani masalah-masalah kebangsaan tersebut bisa diselesaikan dengan cara-cara bermusyawarah dan dialog. “Kadang sambil berbuka (puasa) juga kita bisa membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan persoalan-persoalan atau masalah-masalah kebangsaan kita. Ya, kita selesaikan,” ujarnya.

Sementara Ketua DPD RI dalam sambutannya menyinggung soal persatuan dan kesatuan yang tercermin dalam acara buka bersama.
“ Suasana buka puasa kali mewujudkan kerukunan antar lembaga negara ini. Saya berharap suasana seperti ini bisa di jaga dengan baik ,” ujarnya.
Dirinya berpendapat buka puasa yang diselenggarakannya menggambarkan keamanan dan kerukunan di Indonesia karena juga dihadiri berbagai kalangan tokoh masyarakat dan pemuka agama
” Saya atas nama keluarga, Pimpinan DPD RI dan seluruh anggota DPD RI mengucapkan selamat datang kepada Bapak Presiden khususnya, dan para undangan. Kita melihat Ketua MPR, Ketua DPD dan Ketua DPR mesra semua. Alangkah indahnya Indonesia jika semesra ini,” ucap Senator dari Kalimantan Barat ini.

Terlihat hadiri di acara buka puasa bersama ini adalah Ketua MPR, Zukifli Hasan, Ketua DPR, Setya Novanto, Menko Polhumkam Wiranto, Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum Dan HAM Yassona Laoly, Ketua PB NU Said Aqil Siraj, Anggota Komisi 1 DPR RI Nurdin Tampubolon, Martin HUtabarat dari Fraksi Gerindra.(aya)