in

Dokter ahli peregangan asal Jepang promosikan Bisbol

Palembang (Antarasumsel.com) – Seorang dokter ahli asal Jepang berkerja sama dengan Yayasan Bisbol Indonesia mempromosikan olahraga tersebut ke sejumlah sekolah di Palembang, 22-23 Mei 2017.

Dr Nonaka beserta tujuh orang anak asuhannya dari sejumlah universitas ternama di Jepang akan menyambangi SMP Negeri 1, SMA Negeri 1, SMA Kusuma Bangsa dan SMA Pusri, Senin (22/5).

Ketua Yayasan Bisbol Indonesia (BIC) Billy Asmoro di Palembang, Minggu, mengatakan, kegiatan bertajuk “Bisbol Caravan” ini telah dijalankan sejak tiga tahun terakhir. Dalam satu tahun, Dr Nonaka dan tim akan berkeliling ke sejumlah Kota di Indonesia di antaranya Jakarta, Bandung dan Surabaya untuk mengajarkan cara bermain bisbol dan sofbol yang benar.

“Khusus di Palembang, ajang Bisbol Caravan ini menjadi yang pertama dan pada tahun-tahun mendatang akan dilakukan secara rutin,” ujar Kabinpres PB Perbassasi ini.

Ia mengatakan, sebelum menggelar kegiatan di sekolah-sekolah, Dr Nonaka terlebih dahulu memberikan coaching clinic ke atlet peserta Kejurnas Sofbol Putra Antarklub.

Dalam kesempatan itu, diajarkan teknik peregangan dan pendinginan khusus untuk olahraga sofbol dan bisbol.

Selama ini atlet dipandang asal saja dalam melakukannya sehingga tak ayal sering dijumpai kasus cedera.

“Jika peregangan dan pendinginan dilakukan dengan benar maka peluang untuk terjadinya cedera menjadi sangat kecil,” ujar dia.

Selain membidik atlet, tim Dr Nonaka juga menggarap atlet-atlet pemula usia di bawah 10 tahun yang menjalani coaching clinic di Arena Sofbol dan Bisbol Jakabaring Sport City. Puluhan anak terlihat antusias mengikuti intruksi pelatih.

Kegiatan yang dilakukan yakni mengajarkan teknik pemanasan, teknik bermain sofbol dan peregangan otot sebelum sesi latihan ditutup.

Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Bisbol dan Sofbol Seluruh Indonesia Sumatera Selatan Asril Sadikin Satar mengatakan kegiatan Caravan Bisbol ini sekaligus untuk memassalkan olahraga. Seperti diketahui sejak satu dekade terakhir, olahraga ini terbilang vakum di Sumsel.

“Ke depan akan lebih sering dilakukan kegiatan coaching clinic terutama ke anak-anak usia sekolah agar olahraga ini semakin memasyarakat,” kata Asril.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

What do you think?

Written by virgo

6 Celana Dalam Ini Dapat Baca Gaya Bercinta Wanita

Peserta KK didorong gunakan kontrasepsi jangka panjang