in

Dukung Generasi Emas 2045, PT Semen Padang Salurkan Bantuan PMT Baduta Stunting di Lubuk Kilangan

LUKI, METRO–Untuk mendukung program Generasi Emas 2045, PT Semen Padang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), terus mengkam­panyekan “Perang Melawan Stunting” di lingkungan perusahaan.

Kampanye tersebut, diwujudkan melalui penyera­han bantuan Program Makanan Tambahan (PMT) senilai Rp46,8 juta untuk balita stunting berusia di bawah 2 tahun (baduta) yang ada di Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Bantuan itu diserahkan Staf Unit CSR PT Semen Padang Yaldi, kepada Ca­mat Lubuk Kilangan Elfian Putra Ifadi di Kantor Camat Lubuk Kilangan, Senin (25/9), dan disaksikan Ketua TP PKK Lubuk Kilangan Ny. Rini F. Jamrah Elfian, serta sejumlah kader Posyandu.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Pa­dang Iskandar Z Lubis me­nga­takan, bantuan PMT ini merupakan program lanjutan dari tahun sebelumnya. “Tahun ini ada 78 balita stunting di Lubuk Kilangan yang kami bantu kebutuhan gizinya,” kata Iskandar, Selasa (25/9).

Iskandar menjelaskan bahwa selain untuk mendukung program Generasi Emas 2045, bantuan PMT ini diberikan juga bagian dari PT Semen Padang sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS). Untuk itu, pihaknya berharap bantuan PMT ini dapat menekan angka stunting di Lubuk Kilangan.

“Semoga bantuan PMT ini dapat menekan angka stunting di Lubuk Kilangan. Baduta yang mendapatkan PMT ini akan kami pantau secara terus menerus. Kami berharap di tahun 2054 nanti, baduta stunting ini menjadi bagian dari generasi emas,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Kepada Unit CSR PT Semen Padang Dedi M Sidiq. Kata dia, bantuan PMT ini merupakan tanggung jawab PT Semen Pa­dang sebagai BAAS. Dia berharap kepada orangtua dari baduta stunting, dapat memanfaatkan bantuan PMT ini dengan baik, sehingga harapan untuk menurunkan angka stunting di Lubuk Kilangan dan Pauh, benar-benar terwujud.

What do you think?

Written by virgo

Massa Koalisi Peduli Tambang  Minta Pemkab  dan DPRD Muba Dukung  Iklim Investasi

Kemenkes Terbitkan Edaran Kewaspadaan Terhadap Virus Nipah