in

Eksistensi Bus Family Raya Terus Diminati, Beri Pelayanan Terbaik Semenjak 1996

TETAP EKSIS: Salah unit bus Family Raya yang melayani rute antar kota antar provinsi (AKAP) Bus ini dilengkapi berbagai fitur yang memberi
kenyamanan.(IST)

Siapa yang tidak pernah mendengar Family Raya? Tentu saja namanya sudah biasa terdengar di telinga. Moda angkutan darat ini, memang telah lama menjadi primadona
di dataran Sumatera hingga Jawa.

PERUSAHAAN oto bus Family Raya memiliki lika liku yang pantas untuk diabadikan menjadi sebuah cerita. Ternyata pada awalnya, nama Family Raya merupakan nama sebuah tempat makan di Bangko, Jambi dan tempat pemberhentian bus. Sehingga dibuatlah nama bus Family Raya kala itu.

Nama Family Raya juga merupakan masukan dari pengemudi bus, sehingga Haji Gusmaliadi atau Haji Elima mendirikan PO Family Raya. Seiring berjalannya waktu, perusahaan ini berubah menjadi PT Family Raya Ceria (FRC) Sejati pada 2006 lalu.

PO Family Raya bermakna keluarga besar karena Haji Gusmaliadi bersaudara 9 orang dan istrinya bersaudara beradik 8 orang. Kini, PO FRC dikelola dan diteruskan oleh anak Haji Gusmaliadi, yakni Reno Saputra.

“Kala itu, dia (bapak, red) membeli sebuah truk yang diubah menjadi sebuah bus. Dan mulai melayani para penumpang dengan trayek Bangko – Padang. Ayah saya memulai usaha transportasinya pada tahun 1996,” ungkap Reno Saputra.

Keuletan mengelola usaha transportasi bus antar kota membawa keluarga Reno sukses membesarkan PO Family Raya Ceria. Saat ini, sesepuh dari bus Sumatera ini telah memiliki 123 armada bus yang terdiri dari bus besar dan ukuran sedang.

Armada bus banyak melayani trayek jarak jauh antar kota antar provinsi sekaligus antar pulau. Misalnya, Pariaman-Jakarta-Solo, Payakumbuh-Jakarta-Bandung, dan Pesisir-Jakarta. PO Family Raya Cerita juga berekspansi membuka trayek jarak jauh Bangko-Jakarta-Jogja, Prana-Jakarta-Semarang-Pati.

Armada bus malamnya ada juga yang melayani trayek lintas AKAP di Pulau Sumatera seperti rute Jambi-Padang dan Jambi-Bukittinggi. Sementara armada busnya yang melayani trayek Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) antara lain di rute Bangko-Jambi, Muara Bungo-Jambi dan Jambi-Palembang.

Dalam perjalanan usaha transportasi yang makin melesat, boleh dibilang PO Family Raya kini menjadi jawara transportasi di Kota Bangko, bahkan Jambi. Usaha yang digeluti oleh keluarga Reno Saputra juga kian berkembang. Selain transportasi juga merambah usaha perhotelan dan travel dengan tagline Family Raya Ceria hingga kini.

Sebagai informasi, PO FRC yang berpusat di Bangko, Jambi kini mempunyai armada bus berukuran sedang dan besar dengan trayek antar kota antar provinsi (AKAP) juga antar pulau.

Tak hanya Bangko-Bukittinggi, PO FRC terus memperluas trayeknya ke kabupaten/kota di Sumatera Barat seperti Padang, Solok, Pesisir Selatan, Payakumbuh bahkan sampai ke Jawa Tengah.

Bus Family Raya ini merupakan bus dengan jenis mercy yang dimiliki oleh Sumatera Barat sejak lama. Meskipun telah sesepuh dalam dunia moda angkutan darat, bus ini tetap jaya mengaspal tanpa kekurangan penumpang.

Ternyata selain bus, Family Raya juga menyediakan sewa travel yang juga menyasar hingga ke pelosok tanah Jawa dan Sumatera. Tentunya dengan harga terjangkau bahkan ramah di kantong.

Untuk harga tiket bus ini sendiri mulai dari Rp 230 ribu hingga Rp 650 ribu saja. Angka terhemat yang belum dijumpai pada bus lain, ditambah lagi tidak akan membuat dompet bolong.

Untuk rute Padang-Jambi Rp 230 ribu, Padang-Bangko Rp 150 ribu, Padang-Muaro Bungo Rp 130 ribu, Padang- Lampung Rp 400 ribu, Padang-Lahat Rp 350 ribu , Padang- Prabumulih Rp 380 ribu, Padang – Jakarta Rp 480 ribu, Padang- Bandung Rp 530 ribu, Padang- Cirebon Rp 600 ribu, Padang-Semarang Rp 650 ribu dan terakhir, Padang-Solo Rp 650 ribu.

Ade, Salah seorang pengelola tiket malam dan pembersihan mobil Padang-Jambi mengatakan pasca Covid-19 penumpang mulai menjamur kembali. Tak hanya itu, sesepuh para bus ini ternyata juga memiliki bengkel sendiri.

Yakni di Bangko dimana bengkel Bus Family Raya ini tempat mempersiapkan kelayakan bus, perawatan mesin dan lain sebagainya sehingga penumpang tak perlu mencemaskan perawatan dari mesin bus ini.

Untuk pemesanan tiket, penumpang dapat melakukan pemesanan secara online maupun offline langsung menuju PO bus yang ada di beberapa lokasi. Mulai dari Lubukbasung, Sungailimau, Simpang Bandara, Anak Aia, By Pass. Sementara dari rute Jakarta yakni di Aia Aji, Kambang, Surantiah dan Batang Kapeh. (SHYNTIA APRIZANI)

What do you think?

Written by Julliana Elora

Susi Air Berharap KST Bebaskan Philip Tanpa Syarat

Silaturahmi Kada PKS, Nevi Sampaikan Kesinambungan Pembangunan