in

FFI penting untuk produktivitas dan perkembangan film Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Direktur Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemenbudristek) Hilmar Farid mengatakan bahwa Festival Film Indonesia (FFI) merupakan ajang paling penting untuk perkembangan film Indonesia.

Hilmar mengatakan bahwa sineas Indonesia tetap produktif dalam membuat film meski dalam keadaan pandemi COVID-19. Hal ini dibuktikan dengan terdapat 69 film panjang yang mendaftarkan diri untuk mengikuti FFI 2021.

“Itu baru dari cerita panjang belum yang non cerita panjang, jumlahnya banyak sekali, berarti bisa dibilang tiada hari tanpa produksi selama ini. Ini bukti resiliensi yang luar biasa dan yang lebih hebat lagi bahwa teman-teman ini memutuskan untuk menyertakan filmnya di dalam FFI ini,” ujar Hilmar dalam jumpa pers pada Rabu.

Baca juga: Presiden Jokowi akan hadiri malam puncak FFI 2021

Hilmar menilai para pelaku industri film di Indonesia sudah mengakui akan pentingnya perhelatan FFI. Hal ini tentunya dapat terwujud berkat kerja keras dari Komite FFI yang terus meningkatkan pamornya.

“Jadi bentuk pengakuan saya kira dari teman-teman perfilman tentang signifikansi dari FFI dan ini saya kira tidak mungkin dicapai kalau tidak ada usaha keras dari Komite FFI selama ini, meningkatkan pamor dari perhelatan ini dan komunikasinya juga dilakukan dengan sangat efektif,” kata Hilmar.

“Komunikasi yang dilakukan sangat-sangat membantu untuk membuat festival ini memang menjadi ajang film yang paling signifikan di Indonesia,” lanjutnya.

Sementara itu, Hilmar juga menegaskan bahwa Kemendikbudristek selalu berkomitmen untuk bersama-sama membangkitkan perfilman Indonesia khususnya di masa pandemi COVID-19.

“Kita akan terus berjalan bersama-sama, sekarang kita akan melalui masa sulit karena pandemi tapi kita cukup yakin akan bouncing back dan akan kembali bangkit dan perfilman Indonesia akan semakin jaya,” ujar Hilmar.

Malam Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia akan diadakan pada 10 November 2021. Acara ini sengaja digelar bertepatan dengan Hari Pahlawan dalam rangka mendukung Bapak Perfilman Indonesia, Usmar Ismail, sebagai pahlawan nasional.

Acara Malam Anugerah Piala Citra akan disiarkan langsung melalui Kompas TV, serta kanal YouTube Festival Film Indonesia dan Kemendikbudristek RI.

Baca juga: FFI umumkan nama-nama dewan juri akhir Piala Citra

Baca juga: Yayan Ruhian, Adipati Dolken & Donny Damara ada di “Penyalin Cahaya”

Baca juga: Garin Nugroho: FFI upaya bangun ekosistem perfilman

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

What do you think?

Written by Julliana Elora

“Sinkhole” jadi film pembuka KIFF 2021

Ganda putra Leo/Daniel terhenti di babak pertama French Open 2021