in

Heri-Amalindo- Soemarjono Jabat Bupati dan Wakil Bupati Pali

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru resmi mengambil sumpah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten  Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) Ir H Heri Amalindo,MM-Drs Soemarjono periode 2020-2025 di Ruang Pendopo Griya Agung  di Jalan Demang Lebar Daun No. 9 Kecamatan Ilir Barat (IB) I Kota Palembang, Jumat (18/6) . Acara mengedepankan protokol kesehatan.(BP/IST)

Palembang, BP- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru resmi mengambil sumpah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten  Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) Ir H Heri Amalindo,MM-Drs Soemarjono periode 2020-2025 di Ruang Pendopo Griya Agung  di Jalan Demang Lebar Daun No. 9 Kecamatan Ilir Barat (IB) I Kota Palembang, Jumat (18/6) . Acara mengedepankan protokol kesehatan.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S, M.M., Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, S.I.P S. Sos., Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati,  Ketua Pengadilan Tinggi Agama, Dandim 0404/ME dan Kapolres Pali, anggota DPR RI asal Sumsel, Hj Percha Leanpuri,B.Bus dan anggota DPD RI Amaliah Sobli,SKG,MBA melalui virtual. Serta para kepala daerah dan wakil kepala daerah se Sumsel, Forkopimda dan OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.

Gubernur  mengatakan, pengesahan dan pengangkatan serta pengambilan sumpah jabatan sebagai bupati dan wakil Bupati Pali pada hari ini, merupakan implementasi hasil pilkada serentak yang dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 yang lalu, telah terlaksana dengan baik, aman, damai, dan kondusif.

Untuk itu melalui kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru memberikan apresiasi berupa penghargaan yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum beserta pimpinan dan anggota DPRD, panitia pengawas pemilihan, pemantau, jajaran Keamanan TNI-Polri, jajaran Pemerintahan Kabupaten dan para Petugas Protokol Kesehatan, serta pihak-pihak lainnya yang telah bahu-membahu, memfasilitasi penyelenggaraan pilkada serentak beberapa waktu yang lalu, sehingga menghantarkan pasangan calon yang terpilih dapat memangku jabatannya sebagai bupati dan wakil bupati.

Deru juga menambahkan sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Pali sangat luar biasa harus bisa dipergunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

“Ternyata Pali cukup potensial untuk bisa menjadi segitiga emas Musi Raya. Yang selama ini memang Pali merupakan akses terdekat menuju ke wilayah MLM (Mura, Lubuk Linggau dan Muratara),” katanya.

Bahkan, Deru mempunyai obsesi tahun 2021 ini akan menjadokan jarak terjauh antar kabupaten/kota di Sumsel  tidak boleh lebih dari 4,5 jam.

Makanya ditargetkan akses jalan permanan antar kabupaten kota harus diselesaikan pada tahun, termasuk di Pali  yang akan dibangun jalan terdekat menuju MLM melewati hutan produksi dan telah mendapatkan izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ini.

Sama halnya dengan kabupaten/kota di Sumsel, di momen pelantikan ini juga diserahkan dana bantuan gubernur (bangub) untuk Kabupaten Pali sebesar Rp72 milyar

Bangub ini diprioritaskan untuk membangun sarana infstruktur terutama jalan. Dikatakan gubernur, sejak zaman Kolonial Beland, Pali yang dulunya menjadi bagian dari Kabupaten Muara Enim dikenal sebagai daerah kaya SDA, utamanya kandungan minyak dan gas buminya. Termasuk rumah sakit pertama di Sumsel ada di Pali yang dibangun eks-patriat yang bekerja di perusahaan minyak Stanvac.

“Tugasnya dari Bupati dan Wakil Bupati Pali yang baru saja dilantik bagaimana bisa menyelaraskan antara kekayaan sumber daya alam Pali agar linier dengan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Deru juga mengapresiasi Penjabat Bupati Pali, H Rosyidin Hasan dan memberikan penghargaan dan terima kasihnya karena telah menghantarkan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dengan sangat baik dan parameternya tanpa terjadinya konflik.

Bupati Pali, Heri Amalindo mengayak masyarakat Pali bersatu padu jangan ada jangan ada lagi perbedaan marilah bersama-sama bersatu dalam membangun Kabupaten Pali.

“Saat ini tidak boleh ada lagi yang menyebut Hero atau pasangan nomor urut satu atau dua. Yang ada hanya Heri dan Soemarjono,” katanya.

Soal skala prioritas pembangunan di masa jabatannya yang cuma tersisa 3,5 tahun lagi ini, Heri mengatakan akan memprioritaskan kepada pembangunan infrstruktur.

“Utama yang belum terselesaikan seperti pembangunan RSUD Pali yang bakal diselesaikan pada tahun ini,” katanya.

Hal senada dikemukakan  Wabup, Soemarjono  berharap friksi yang terjadi selama Pilkada harus diakhiri.

“Marilah kita jadikan friksi ini sebagai kekuatan dalam membangun Pali yang sehat, ekonominya maju dan rakyat sejahtera,” katanya.#osk

What do you think?

Written by Julliana Elora

Ayu Azhari Kaget, Sahabatnya yang Ceria Wan Abud Meninggal Karena Covid

Orang Tua Banyak Utang, Inul Termotivasi Jadi Orang Sukses