Kilang Plaju sabet enam penghargaan di EPSA 2026
Selasa, 1 September 2026 14:20 WIB
Palembang (ANTARA) – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (Kilang Plaju) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Eco-Tech Pioneer and Sustainability Award (EPSA) 2026 yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro di Semarang, Kamis (27/8/2026). Dalam kompetisi nasional ini, RU Plaju berhasil memborong enam penghargaan dari enam kategori inovasi yang berbeda.
Enam penghargaan yang diraih RU Plaju yakni, Gold untuk kategori Eco-Hazard Innovation melalui inovasi Spare Line Injection Hexane Polypropylene (SPLINT-PRO), Gold pada kategori Ecosystem Protection melalui Penerapan Teknologi Kriopreservasi pada Semen Ikan Belida Lopis (Chitala lopis) dan Belida Jawa (Notopterus notopterus), serta Gold pada kategori Green Power Innovation melalui Program Gas Burner Redesign Tipe TCM-ML-25 Sebagai Upaya Efisiensi Energi Furnace CDU III (GREEN).
Sementara itu, dua inovasi lainnya berhasil meraih Silver, masing-masing pada kategori Hydro Smart Innovation melalui Pond Water Treatment: Inovasi Water Reuse untuk Menurunkan Penggunaan Air Baku pada Budidaya Perikanan Masyarakat dan kategori Low Carbon Innovation melalui Implementasi Reflow Hidrokarbon dan Re-Utilisasi Heating Oil untuk Pengurangan Emisi Gas Buang saat Penggantian Katalis Unit Polimerisasi. Adapun kategori Eco-Cycle Innovation diraih dengan predikat Bronze melalui Pemanfaatan Sampah Eichhornia Crassipes Menjadi Air Freshener Fiber Block melalui Metode Blending dan Mesin Press (Eco-Scents Block).
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU Plaju, Khabibullah Khanafie, menyatakan bahwa pencapaian ini membuktikan komitmen perusahaan dalam mengubah berbagai tantangan operasional dan lingkungan menjadi peluang solusi nyata.
“Bagi kami, penghargaan ini bukan hanya tentang enam trofi yang berhasil dibawa pulang, tetapi tentang bagaimana ide dan kepedulian para perwira dapat diterjemahkan menjadi inovasi yang memberikan manfaat,” ujar Khabibullah.
Menurutnya, keberagaman kategori yang diraih juga menunjukkan bahwa upaya keberlanjutan di RU Plaju dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari pengelolaan limbah dan pengurangan potensi bahaya, perlindungan keanekaragaman hayati, efisiensi energi dan air, hingga upaya menekan emisi karbon, seluruhnya menjadi bagian dari perjalanan RU Plaju dalam membangun operasional yang semakin bertanggung jawab terhadap lingkungan.
“Capaian ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk tidak berhenti berinovasi. Justru, penghargaan ini menjadi pengingat bahwa masih banyak hal yang bisa kita perbaiki dan kembangkan. Kami berharap semangat tersebut terus tumbuh di setiap lini, sehingga inovasi tidak berhenti sebagai sebuah program, tetapi menjadi bagian dari keseharian para perwira dalam bekerja,” lanjut Khanafie.
Berbagai inovasi tersebut lahir dari kolaborasi Tim PROPER RU Plaju bersama para perwira lintas fungsi. Langkah ini sejalan dengan komitmen penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) guna menciptakan operasional kilang yang efisien, ramah lingkungan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.
Pewarta: Pewarta Sumsel
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026