in

Kinerja PT BPR Dharma Pejuang Empat Lima Bukukan Aset Rp20,48 Miliar

Setelah sempat berfluktuatif beberapa tahun lalu, kini PT BPR Dharma Pejuang Empat Lima mulai mampu bangkit dan mencatatkan pertumbuhan usaha. Tahun buku 2022 tercatat total asset Rp 20,48 Miliar, realisasi Kredit Rp 15,79 Miliar, Dana Pihak Ketiga sebanyak Rp 15,43 Miliar. Seluruh capaian usaha ini bertumbuh secara year on year.

Laporan –Two Efly, Limapuluh Kota

Tak mudah untuk merebounkan kinerja sebuah badan usaha. Selain membutuhkan kerja keras, untuk menghasilkan daya ungkit pertumbuhan juga dibutuhkan strategi yang tepat. Upaya itulah yang dilakukan PT BPR Dharma Pejuang 1945 ditahun buku 2022. Buktinya total asset bertumbuh, realisasi kredit meningkat dan Dana Pihak Ketiga pun bertambah.

“Alhamdulilah, perlahan lahan kita di PT BPR Dharma Pejuang Empat Lima bisa bangkit dan mencatatkan pertumbuhan usaha. Buktinya, Tahun buku 2022 total asset tercapai Rp 20,48 Miliar, realisasi Kredit Rp 15,79 Miliar, Dana Pihak Ketiga sebanyak Rp 15,43 Miliar. Seluruh capaian usaha ini bertumbuh secara year on year. Target kita ke depan adalah meningkatkan kualitas Kredit dan mengendalikan biaya dengan harapan ditahun 2023 ini PT BPR Dharma Pejuang Empat Lima bisa membukukan laba”, ujar Direktur Utama PT BPR Dharma Pejuang Delfi Hurnis kepada Padang Ekspres kemarin.

Menurut Delfi Hurnis, setahap demi setahap kita mencoba untuk menata dan mereboun kinerja PT BPR Dharma Pejuang Empat Lima ini. Jika sebelumnya total asset melorot, realisasi kredit menurun dan relatif rendahnya kualitas kredit maka ditahun 2022 sudah dapat kita atasi. Total asset sudah bisa bertumbuh, realisasi kredit sudah dapat pula ditingkatkan secar year on year. Semoga di tahun 2023 kita bisa mengendalikan biaya dengan maksimal dan kembali mencatatkan laba.

Aset, Dana dan Beban

Seperti diuraikan di awal, tahun 2023 merupakan awal rebound yang mampu dicapai PT BPR Dharma Pejuang Empat Lima setelah empat tahun belakangan mengalami fluktuatif usaha. Hingga akhir tahun 2022 tercatat total asset sebanyak Rp 20,48 Miliar. Realisasi asset ini bertumbuh 15,12 persen secara year on year.

Bertumbuhnya asset sama sama dikontribusi oleh membaiknya kinerja tresurry dan realisasi kredit. Hingga akhir tahun 2022 tercatat total Dana Pihak Ketiga sebanyak Rp 15,43 Miliar. Realisasi Dana Pihak Ketiga ini bertumbuh 13,96 persen secara year on year.

Dari dua produk penghimpun dana, keduanya sama sama berkontribusi terhadap pertumbuhan. Total dana tabungan hingga 31 Desember 2022 terhimpun sebanyak Rp 8,39 Miliar atau tumbuh 10,98 persen jika dibandingkan realisasi dana tabungan tahun 2021 yang lalu. Sementara itu dana deposito hingga akhir tahun 2022 terhimpun sebanyak Rp 7,04 Miliar atau tumbuh 17,73 persen secara year on year.

Bertumbuhnya Dana Pihak Ketiga tentulah berdampak pada peningkatan beban bunga (cost of fund). Hingga akhir tahun 2022 tercatat total beban bunga kontraktual sebanyak Rp 999 juta. Beban bunga ini tumbuh dibandingkan beban bunga kontrak tahun 2021 yang lalu.

Kredit dan Pendapatan

Sama dengan tresurry, setelah sempat melorot selama empat tahun belakangn kini realisasi kredit PT BPR Dharma Pejuang Empat Lima mampu bangkit dan bertumbuh. Hingga akhir tahun 2022 tercatat total kredit yang mampu disalurkan PT BPR Dharma Pejuang Empat Lima sebanyak Rp 15,79 Miliar. Realisasi Kredit ini bertumbuh sebesar 5,97 persen dibandingkan realisasi kredit tahun 2021 yang lalu.

Bertumbuhnya kredit tentulah berdampak pada pendapatan. Pendapatan bunga yang mampu dibukukan hingga akhir tahun 2022 tercatat sebanyak Rp 3,81 Miliar atau tumbuh 7,63 persen secara year on year. Sementara itu pendapatan lainnya hingga 31 Desember 2022 tercatat sebanyak Rp 449 juta.

“Total pendapatan operasional yang mampu kita bukukan sepanjang tahun 2022 tercatat sebanyak Rp 4,26 Miliar atau tumbuh 9,51 persen dibandingkan total Pendapatan Operasional tahun 2021 yang lalu”, Delfi Hurnis.

Kendalikan Biaya dan Catatkan Laba

Perlahan lahan PT BPR Dharma Pejuang Empat Lima mulai menunjukan kinerja positifnya. Ditahun 2022 seluruh indicator usaha sudah mulai mencatatkan pertumbuhan.

“Target kita di tahun 2022 adalah peningkatan kualitas aktiva produktif. Ada beberapa titik point yang ingin kita fokuskan ditahun 2023 ini selain terus memacu asset dan kredit. Pertama, pengendalian biaya dalam upaya “menjinakan” Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operasional. Kedua, terus menurunkan ratio Non Perfomance Loan. Target kita tahun buku 2023 ratio NPL sudah berada dibawah angka 3,5 persen. Kedua langkah strategis ini kita lakukan agar kita bisa mencatatkan laba ditahun 2023”, tukas Delfi Hurnis.

Dari data yang dimiliki Harian Pagi Padang Ekspres, PT BPR Dharma Pejuang Empat Lima merupakan salah satu BPR yang beroperasional di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota. BPR ini berada di bawah naungan asosiasi gebung Minang dan berkantor pusat di kanagarian Situjuah. Secara kinerja, PT BPR Dharma Pejuang Empat Lima memang sempat mengalami fluktuatif usaha. Namun, berkat kerja keras dan gigih dari manajemen perlahan lahan kini mulai bangkit dan mampu mencatatkan pertumbuhan usaha.

“Alhamdulilah, setahap demi setahap kita mulai bangkit dan mencatatkan pertumbuhan. Semoga saja di tahun 2023 ini PT BPR Dharma Pejuang Empat Lima kembali mencacatkan pertumbuhan dan mampu membukukan laba. Untuk itu kami membutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder”, tukas Delfi Hurnis. (***)

What do you think?

Written by Julliana Elora

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Tiga Korban Kapal Karam di Perairan Mentawai

Suasana Pembelajaran Lapas Berbasis Pesantren di Lapas Kelas III Suliki