in

Manajemen Persebaya pecat pelatih Djadjang Nurdjaman

Surabaya (ANTARA) – Manajemen Persebaya Surabaya resmi memecat pelatih Djadjang Nurdjaman (Djanur) setelah terlebih melakukan evaluasi dan dianggap gagal mengangkat performa tim pada kompetisi Shopee Liga 1 musim 2019.

“Evaluasi ini sudah disampaikan di beberapa laga sebelumnya,” ujar manajer Persebaya Chandra Wahyudi seperti dikutip dari laman resmi klub, Jumat malam.

Pemecatan pelatih asal Majalengka tersebut hanya beberapa jam setelah “Bajul Ijo” hanya meraih hasil 2-2 melawan Madura United.

Skor tersebut merupakan hasil seri kelima Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, sekaligus memperpanjang penampilan buruk tim kebanggaan arek-arek Suroboyo tersebut di tujuh laga terakhir.

Berdasarkan catatan, usai menang telak 4-0 atas Persib Bandung awal Juli lalu, Persebaya hanya sekali menang yakni saat lawan Persipura Jayapura (1-0), lalu empat kali seri yaitu melawan Barito Putera (2-2), PS Tira Persikabo (1-1), Semen Padang (0-0) dan Madura United (1-1), serta dua kali kalah ketika dijamu PSS Sleman (2-1) dan PSM Makassar (2-1).

“Kami sudah memberikan kesempatan kepada pelatih untuk memperbaiki performa tim. Dan, ternyata tak kunjung meraih hasil memuaskan,” ucap Candra.

Persebaya, kata dia, tetap mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas sumbangsih Djanur, terlebih mampu mengangkat performa dan menyelamatkan posisi musim lalu, bahkan mengantarkan tim menembus final Piala Presiden.

Namun, lanjut dia, manajemen menilai Persebaya perlu pelatih kepala baru untuk mendongkrak performa tim sekaligus tetap menjaga peluang juara.

Sementara itu, Djanur yang usai laga melawan Madura United disinggung terkait isu pemecatan mengaku siap menerima apapun keputusan manajemen.

“Kalau saya, siap menerima apapun keputusan manajemen. Jika diminta keluar maka saya akan keluar,” kata Djanur.

Usai laga tersebut, sempat menguat sinyal pemecatan terhadap Djanur, bahkan ribuan suporter dari tribun utara meneriakkan suara “Djanur out…Djanur out”.

Di sisi lain, Ruben Sanadi dan kawan-kawan akan dipimpin asisten pelatih Bejo Sugiantoro sebagai caretaker saat away ke kandang Arema FC pada 15 Agustus mendatang dan dalam waktu secepatnya manajemen akan mengumumkan pelatih kepala definitif Persebaya.

What do you think?

Written by Julliana Elora

Dovi waspadai Marquez yang akan tampil habis-habisan di Austria

Dua korban meninggal, satu terluka kebakaran di Pasar Kambing