in

Mau Shalat Subuh, Nenek-Nenek Disekap, Emas Dicuri

Ilustrasi. (NET)

Peristiwa pencurian terhadap salah seorang nenek bernama, Radias di Nagari Batupayuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Limapuluh Kota, mengejutkan warga di nagari tersebut, Senin (29/8).

Aksi pencurian dengan cara menyekap korban saat hendak Shalat Subuh itu menyebabkan korban kehilangan emas senillai Rp 30 juta rupiah.

Peristiwa pencurian yang terjadi di wilayah hukum Polsek Luhak, Polres Limapuluh Kota itu dibenarkan Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Alex Prawira melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim), AKP Aknopilindo.

“Benar, telah terjadi pencurian yang dilaporkan warga, Senin (29/8/) subuh. Saat ini Polsek Luhak sedang melakukan olah TKP,” terang Kasat Reskrim, Aknopilindo, Senin siang.

Sebelumnya beredar informasi adanya peristiwa perampokan besar terhadap salah seorang wanita pengusaha alat-alat kelengkapan pesta di Kecamatan Lareh Sago Halaban

”Memang sebelumnya sempat heboh, bahkan disebutkan ada yang meninggal juga, padahal tidak ada. Namun memang korban mengalami luka ringan dibagian telunjuk kiri,” terang Kapolsek Luhak, Iptu Rika Susanto, kemarin.

Lebih jauh dijelaskan Kapolsek Luhak, korban bernama Radias saat hendak menunaikan Shalat Subuh disekap oleh orang tidak dikenal menggunakan penutup wajah dan diambil perhiasan emas miliknya.

”Total kerugian sekitar Rp 30 juta, sesuai dengan banyaknya  emas yang hilang,” terangnya. Korban yang memang pengusaha perlengkapan pesta tersebut memang dikenal memiliki emas perhiasan. Sehingga menjadi salah satu target bagi pencuri.

“Sebaiknya masyarakat yang memiliki perhiasan emas atau barang berharga yang bisa mengundang pencurian, tidak diperlihatkan di depan umum,” imbau Iptu Rika Susanto.

Saat ini, timnya sedang mendalami kasus pencurian yang baru saja terjadi. Keternagan korban dan olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) sudah dilakukan.

“Kondisi ekonomi yang sulit saat ini, kasus pencurian sangat kerap terjadi. Namun kita terus melakukan tindakan pencegahan dengan cara rutin melakukan patroli dan memberikan rasa aman bagi warga,” tutup Iptu Rika Susanto. (fdl)

What do you think?

Written by Julliana Elora

Guru Pencari Perhatian Murid

Kelompok Kerja Guru Kumpulkan Infak Mingguan dari Murid untuk Murid