

Pemkot Palembang minta APPSI profesional perjuangkan kepentingan pedagang
Minggu, 2 Agustus 2026 22:03 WIB

Palembang (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), meminta kepada Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) yang baru untuk profesional dalam memperjuangkan kepentingan pedagang pasar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“APPSI Palembang harus mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta semangat pengabdian,” kata Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Keuangan, Pendapatan, Hukum, dan HAM Edison saat pelantikan DPD APPSI Kota Palembang masa bakti 2026-2030 di Palembang, Minggu.
Ia mengatakan kepengurusan APPSI yang baru harus mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kapasitas pedagang, serta menyerap dan memperjuangkan aspirasi anggota secara konstruktif.
Menurut dia, pasar rakyat dinilai memiliki peran vital dalam kehidupan masyarakat karena selain menjadi pusat transaksi kebutuhan sehari-hari, pasar juga sebagai ruang tumbuhnya usaha kecil, tempat bergantungnya mata pencaharian ribuan keluarga, serta simbol kuatnya ekonomi berbasis kerakyatan.
Dalam konteks tersebut, ia mengatakan APPSI memiliki posisi penting sebagai jembatan komunikasi antara pedagang dan pemerintah.
Organisasi itu diharapkan menjadi wadah yang solid dan profesional dalam memperjuangkan kepentingan pedagang pasar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di tengah perkembangan zaman, lanjut dia, APPSI diharapkan mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan, termasuk perubahan pola perdagangan dan pemanfaatan teknologi.
Keberadaan organisasi tersebut juga dinilai penting dalam menciptakan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi pedagang, mulai dari pengelolaan pasar hingga peningkatan daya saing.
Lebih lanjut ia mengatakan secara makro kondisi ekonomi Kota Palembang menunjukkan tren positif di mana pada Triwulan I Tahun 2026, pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,91 persen.
Capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi pelaku usaha, termasuk pedagang pasar yang terus menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan.
Selain itu, ia mengatakan terdapat lebih dari 188 ribu pelaku UMKM di Kota Palembang yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Sebagian besar di antaranya tumbuh dari aktivitas di pasar rakyat, sehingga memperkuat peran pasar tradisional dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kota Palembang juga terus menunjukkan komitmen dalam mendukung penguatan pasar rakyat melalui berbagai program seperti peningkatan kualitas pengelolaan pasar, pemberdayaan UMKM, perluasan akses pembiayaan, serta penguatan pemasaran.
“Sinergi antara pemerintah dan APPSI dinilai menjadi kunci dalam menciptakan pasar yang bersih, tertib, aman, sehat, dan nyaman,” ujar dia.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026