in

Pemprov Sumsel dirikan SMA berbasis agama di OKU Timur

Pemprov Sumsel dirikan SMA berbasis agama di OKU Timur

Minggu, 5 April 2026 21:23 WIB

Gubernur Sumsel Herman Deru dalam saat peresmian Sekolah berbasis religi di OKU Timur, Minggu (5/4/2026). ANTARA/Edo Purmana

Martapura (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendirikan sekolah berbasis agama di SMA Negeri 3 Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, guna mencetak generasi unggul yang cerdas secara intelektual dan berakhlak mulia.

Gubernur Sumsel Herman Deru di Martapura, Minggu, mengatakan pendirian sekolah dengan konsep mengasramakan siswanya ini merupakan langkah strategis untuk menghadapi tantangan masa depan melalui penguatan moral siswa.

“Kecerdasan tanpa diimbangi moral yang kuat tidak cukup untuk menghadapi tantangan masa depan,” ujar Herman Deru saat peluncuran sekolah tersebut.

Ia menegaskan sekolah berbasis religi ini bersifat inklusif. Artinya, fasilitas tersebut terbuka bagi seluruh kalangan siswa, baik muslim maupun nonmuslim. Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam membangun pendidikan berkarakter tanpa diskriminasi.

Herman Deru juga mendorong setiap kabupaten dan kota di Sumatera Selatan memiliki sekolah dengan konsep serupa untuk memperkuat karakter generasi muda di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Mondyaboni menjelaskan SMA Negeri 3 Martapura merupakan sekolah berasrama ketiga di Sumsel yang mengusung konsep religi.

“Sekolah ini fokus pada pengembangan minat dan bakat siswa. Selain itu, aspek etika, kemandirian, serta kemampuan sosial juga menjadi perhatian utama dalam kurikulum,” kata Mondyaboni.

Pada tahap awal, asrama sekolah tersebut mampu menampung sebanyak 148 siswa dengan dukungan berbagai fasilitas lengkap. Melalui program ini, siswa diharapkan mandiri dan mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan nilai-nilai budaya.

Mondyaboni menambahkan sekolah berbasis religi di Sumsel selama ini telah melahirkan banyak generasi berprestasi, termasuk para penghafal Al Quran (hafiz).

Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

What do you think?

Written by Julliana Elora

Gempa M 5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Dirasakan Hingga Solok Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Hujan lebat tiga jam, sejumlah permukiman dan jalan di Palembang tergenang air