in

Pentolan band Wings Denny Laine mangkat pada usia 79 tahun

Jakarta (ANTARA) – Legenda musik rock yang menjadi salah satu pentolan band Wings dan The Moody Blues yaitu Denny Laine dikabarkan mangkat pada usia 79 tahun akibat komplikasi kesehatan, Selasa (5/12) waktu Florida AS.

Denny Laine yang lahir pada 29 Oktober 1944 itu turut berkontribusi membentuk band Wings bersama mantan personel The Beatles yaitu Paul McCartney dan Linda McCartney. Informasi meninggalnya Laine disampaikan oleh sang istri yaitu Elizabeth Hines melalui laman pribadi Facebook.  

“Suamiku tersayang meninggal dengan damai pagi ini,” tulis Hines di halaman Facebook Laine seperti dikutip dari billboard.com, Rabu. 

Hines menuliskan kata-kata bahwa dia berada di samping tempat tidur Laine seraya memegang tangannya saat saya memainkan lagu Natal favorit untuk sang suami. 

“Dia menyanyikan lagu-lagu Natal beberapa minggu terakhir. Saya terus memutar lagu-lagu Natal saat dia berada di ICU dengan ventilator pekan lalu. Dia dan saya sama-sama yakin bisa mengatasi kemunduran kesehatannya dan kembali ke pusat rehabilitasi dan akhirnya pulang,” tulis Hines.

Baca juga: Musisi Jimmy Buffett meninggal karena kanker kulit sel merkel

Sayangnya, Hines melanjutkan, Penyakit Paru Interstisial (ILD) Laine tidak dapat diprediksi dan bersifat agresif. Setiap infeksi melemahkan dan merusak paru-parunya.

“Dia bertarung setiap hari. Dia begitu kuat dan berani, tidak pernah mengeluh. Yang dia inginkan hanyalah berada di rumah bersama aku dan kucing kesayangannya, Charley, sambil memainkan gitar gipsi miliknya,” imbuh Hines.

Hines lantas mengucapkan apresiasi kepada semua orang yang telah mengirimkan dukungan bagi kesembuhan suaminya.

“Denny sangat berterima kasih kepada kalian semua yang telah mengirimkan begitu banyak cinta, dukungan, dan banyak kata baik selama beberapa bulan terakhir krisis kesehatannya, hal ini membuatnya menangis. Saya berterima kasih kepada kalian semua karena telah mengirimkan cinta dan dukungan kepada kami berdua,” tulis Hines.

Baca juga: Drummer Modest Mouse meninggal dunia usai berjuang lawan kanker
 

Denny Laine bersama grup The Moody Blues, Januari 1965. (ANTARA/Instagram/@dennylaineofficialpage)

Baca juga: Penyanyi asal Irlandia Sinead O’Connor meninggal di usia 56 tahun

Denny Laine yang berkebangsaan Inggris mulai mempelajari gitar karena terinspirasi oleh gitaris jazz hebat Django Reinhardt. Setelah bertugas di band bernama The Diplomats, ia menjadi salah satu pendiri grup rock legendaris Inggris The Moody Blues pada tahun 1964 bersama penyanyi Mike Pinder.

Laine yang meninggalkan lima orang anak itu, memberikan penampilan vokal utama yang mendayu-dayu pada lagu hit pertama grup tersebut yaitu sebuah cover sukses dari “Go Now” yang menduduki puncak tangga lagu single Inggris dan mencapai No.10 di Billboard Hot 100. Keanggotaannya di band tersebut membuat Laine didaulat masuk ke dalam jajaran musisi Rock and Roll Hall of Fame pada tahun 2018.

Usai bermain bersama The Moody Blues sampai tahun 1966, Laine lantas membentuk Electric String Band, merilis beberapa single solo dan bermain bersama personel band Cream yaitu Ginger Baker.

Tetapi, panggilan telepon tak terduga dari seorang teman lama mengembalikan Laine ke puncak kesuksesan pada tahun 1971. Paul McCartney yang telah dikenal Laine sejak awal tahun ’60-an, menelepon dan mengundang Laine untuk bergabung dengan band baru yang dibentuk mantan anggota The Beatles itu bersama istrinya kala itu yaitu Linda McCartney.

Selama dekade berikutnya, Laine and the McCartney menjadi satu-satunya anggota tetap Wings meski personel band itu terus silih berganti. Faktanya, hanya trio inti Paul-Linda-Laine yang menciptakan album Wings yang paling terkenal “Band on the Run” tahun 1973.

Baca juga: Gitaris “Lynyrd Skynyrd” Gary Rossington tutup usia

Penerjemah: Ahmad Faishal Adnan
Editor: Siti Zulaikha
COPYRIGHT © ANTARA 2023

What do you think?

Written by Julliana Elora

Ditinggal Denny Laine, Paul McCartney kenang momen The Beatles-Wings

Drama tujuh gol warnai kemenangan Arsenal atas Luton Town