in ,

Peresmian Indonesia Digital Test House (IDTH) di Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi, di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 7 Mei 2024

Keterangan Pers Presiden Joko Widodo usai Peresmian Indonesia Digital Test House (IDTH) di Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi, 7 Mei 2024

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)

Ya, ini kan kita kejar-kejaran dengan perubahan-perubahan teknologi digital yang sangat cepat. Kalau kita tidak memperbarui untuk tes pengujian perangkat-perangkat teknologi digita ya akan ketinggalan, tapi memang ini adalah balai pengujian perangkat-perangkat telekomunikasi yang sangat canggih. Dan memang sangat diperlukan, memang sangat diperlukan.

Wartawan

Perangkat lokal atau dari luar negeri bisa juga, Pak, di sini?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)

Iya, iya luar sama lokal. Dari luar dan dari lokal, semuanya. Untuk semuanya, untuk mobil yang perangkat-perangkat mobil listrik yang perangkat-perangkat digitalnya, sekarang juga sangat canggih, kemudian HP, kemudian Bluetooth, kemudian access point, kemudian apalagi dan barang-barang perangkat lainnya.

Wartawan

Pak, ada kabar baik juga, Pak. Pertumbuhan ekonomi kita kan tumbuh 5,11 persen, kalau dari tanggapan Bapak sendiri melihatnya ekonomi kita ke depannya akan gimana, Pak?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)

Ya, ini menumbuhkan sebuah optimisme bahwa negara-negara lain, negara-negara besar, satu, dua, tiga sudah masuk ke jurang resesi, negara lain juga turun growth-nya, tapi kita mampu tumbuh di 5,11 persen.  Ini saya kira patut kita syukuri, karena ini banyak didukung memang oleh konsumsi. Tetapi juga, didukung juga yang kedua oleh investasi yang terus masuk ke negara kita. Saya kira dua hal itu yang sangat baik.

Wartawan

Dengan pertumbuhan ekonomi yang juga bagus seperti ini, tapi kan ada banyak juga yang pasang surut, bahkan pabrik-pabrik juga banyak yang tutup seperti pabrik Bata.

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)

Ya, ini kalau masalah ada pabrik yang tutup, ya sebuah usaha itu naik turun karena kompetisi, karena mungkin efisiensi, juga karena bersaing dengan barang-barang baru yang lebih in. Saya kira banyak-banyak hal, tapi yang jelas secara makro pertumbuhan ekonomi kita sangat baik 5,11 persen.

Wartawan

Pak, terima kasih, Pak. Terima kasih, Pak.

Wartawan

Pak, IDTH ini akan  meningkatkan optimistik untuk investasi di kendaraan listrik juga?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)

Iya kan, juga ini dalam rangka mendukung ke sana kan. Kemarin kan sudah saya sampaikan, misalnya kayak mobil listrik ini sudah produsen yang ada di sini sudah lima perusahaan. Terus, sepeda motor listrik sudah ada 59 perusahaan. Gede banget loh tanpa kita sangka-sangka semuanya sudah. Ini nanti yang baru lagi akan masuk lagi, saya kira ini akan membuat ekosistem mobil listrik akan kita semakin kuat.

What do you think?

Written by Julliana Elora

Presiden Jokowi Kunjungan Kerja ke Karawang untuk Resmikan Tambak

Ji Chang Wook bilang terpesona dengan Indonesia saat sapa penggemar