in

PT KMA Palembang tetap terima siswa PKL meski pandemi COVID-19

Palembang (ANTARA) – Perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi baja, perbengkelan, dan galangan kapal PT Karya Makmur Armada (KMA) Palembang tetap memberikan kesempatan kepada pelajar dan mahasiswa setempat dan daerah Sumatera Selatan lainnya melakukan praktik kerja lapangan.

‘Meskipun sekarang ini dalam kondisi pandemik COVID-19, kami tetap memberikan kesempatan kepada generasi muda yang akan melakukan praktik kerja lapangan (PKL) dengan mengikuti ketentuan protokol kesehatan,” kata Direktur Utama PT KMA Rifai Thambrin di Palembang, Jumat.

Guna mematuhi ketentuan protokol kesehatan antisipasi penyebaran virus corona, pihaknya melakukan pembatasan jumlah siswa dan mahasiswa yang akan melakukan PKL, setiap bulan maksimal 10 orang.

Selain itu melakukan pengaturan penempatan kegiatan praktik yakni sebagian 15 hari di ruangan administrasi untuk mengenal sistem perkantoran dan 15 hari di perbengkelan untuk mengenal penggunaan peralatan seperti mesin bubut, pemotong besi, alat las, pembentuk plat baja, dan peralatan lainnya.

Untuk September 2020 ini, PT KMA sedang memberikan kesempatan PKL kepada pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Palembang, ujarnya.

Dia menjelaskan PT Karya Makmur Armada sebagai perusahaan swasta lokal berupaya memberikan kontribusi mencerdaskan anak bangsa dengan membuka diri sebagai tempat PKL bagi pelajar SMA, SMK, dan mahasiswa di wilayah Sumatera Selatan serta provinsi terdekat.

Menurut dia, setiap tahun terdapat ratusan pelajar SMA, SMK, dan mahasiswa dari Kota Palembang, Sekayu, Musi Banyuasin, Prabumulih, dan Lubuklinggau bahkan ada yang dari luar Provinsi Sumatera Selatan, melakukan PKL di perusahaan ini.

Selama melakukan PKL di perusahaan ini, seluruh pelajar dan mahasiswa bisa mempelajari sistem administrasi dan manajemen perusahaan, serta diberikan kebebasan menggunakan peralatan canggih mempraktikkan ilmu yang mereka dapat dari guru dan dosen, katanya.

Dengan dibukanya kesempatan PKL di perusahaan yang dirintisnya sejak tahun 80-an itu, diharapkan pelajar dan mahasiswa dapat menerapkan ilmunya serta membandingkan teori yang telah diterima selama menjalani pendidikan di ruang kelas dengan kondisi dunia kerja sebenarnya di perusahaan.

Selain itu, diharapkan pula dapat menambah pengetahuan dan pengalaman pelajar dan mahasiswa serta memperkenalkan mereka pada dunia usaha yang sebenarnya agar bisa beradaptasi dengan orang-orang yang berada di lingkungan kerja ketika mereka lulus dan memasuki dunia kerja.

Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal terutama menghadapi persaingan global, pihaknya terus membuka diri dan memberikan kesempatan kepada pelajar dan mahasiswa yang ingin praktik dan mengetahui seluk beluk dunia usaha.

“Saya dengan senang hati menerima pihak sekolah dan perguruan tinggi dari manapun yang akan menjalin kerja sama dengan perusahaan dan selalu siap membantu pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan,” ujar Rifai.*

What do you think?

Written by Julliana Elora

Surabaya siap jadi tuan rumah pembukaan Piala Dunia U20

Ekspor pertanian Sumsel meningkat 52 persen