in

Srikandi Berkarya: Perempuan adalah sebuah privilese

Jakarta (ANTARA) – Salah seorang pendiri Srikandi Berkarya sekaligus kreator konten Anindytha Arsa mengatakan bahwa menjadi perempuan adalah sebuah privilese karena hanya perempuan yang dianugerahi peran yang spesial.

“Seperti menjadi seorang ibu yang nantinya bisa melahirkan generasi kedepannya. Maka dari itu penting bagi perempuan untuk berdaya agar bisa berdiri di kaki sendiri, punya keputusan atas pilihan hidup sendiri, tidak bergantung pada siapapun, dan pada akhirnya bisa melahirkan karya-karya atas keberdayaan diri sendiri,” kata Anin dalam diskusi daring yang bertajuk DiskuSri Vol. 1 Special International Women’s Day, pada Jumat.

Diskusi yang digelar bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day (IWD) ini juga menghadirkan Fayyana Daviany, yang merupakan seorang kreator konten yang telah menulis lebih dari 56 buku, dan dimoderatori oleh Rachma Yasin dari Srikandi Berkarya.

Baca juga: KemenPPPA: Hari Perempuan Internasional refleksi kontribusi perempuan

Sependapat dengan Anin, Fayyana menambahkan pentingnya bagi perempuan untuk fokus terhadap diri sendiri sebagai salah satu kunci agar perempuan dapat berdaya dan berkarya.

“Perempuan juga harus mampu mengendalikan dirinya dan mendukung sesama perempuan, untuk memperkuat ekosistem yang saling mendukung antar perempuan,” kata Fayyana berpesan.

Dalam keterangan tertulisnya, Amira Widya Damayanti, pendiri Srikandi Berkarya, menekankan bahwa hadirnya Srikandi Berkarya diharapkan dapat menjadi wadah untuk menemani perempuan menemukan versi terbaiknya melalui konten edukatif dan program bimbingan yang inspiratif.

Ini dilatarbelakangi dengan banyaknya keresahan perempuan yang tak jarang dihadapkan dengan kebingungan harus memulai jalannya untuk berkembang dan merasa berdaya.

Diskusi daring bertema “Muda Berdaya: Perempuan Berkarya” yang disaksikan lebih dari 200 penonton ini, mengulik dan memaknai lebih jauh tentang perempuan yang berdaya dan bisa memaksimalkan potensinya untuk dapat berkarya.

Baca juga: UN Women: pemberdayaan perempuan penting untuk pencapaian SDG

Baca juga: Dian Sastro ungkap pentingnya dukungan setara bagi anak perempuan

Baca juga: Akademisi: Masalah dunia tentang perempuan masih belum terselesaikan

Pewarta: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2024

What do you think?

Written by Julliana Elora

Buka BRI Microfinance Outlook 2024, Presiden Jokowi Soroti Peran Penting UMKM

Pepeng ex NAIF: Indonesia bangsa seniman lahir dari keragaman