in

Tiket Ludes, Coldplay Tambah Jadwal Konser di Singapura

Coldplay sendiri mengakui antusiasme penggemar di Asia melimpah-ruah. Itu terbukti dari penjualan tiket yang langsung ludes hanya dalam hitungan jam, bahkan menit. Yang terdekat dari Indonesia, Singapura penjualan tiketnya dibuka tak sampai dua jam. Langsung laris. Melihat itu, Coldplay akhirnya memutuskan menambah jadwalnya tampil di Singapura.

Itu disampaikan langsung melalui akun Facebook resmi Live Nation Singapura atau Lushington Entertainment, promotor yang menjadi tuan rumah menjamu Chris Martin cs. Baru sekitar satu jam lalu, Live Nation mengumumkan bahwa Coldplay jadi tampil dua kali di Negeri Singa.

“Karena permintaan yang luar biasa, Coldplay dan Live Nation Lushington dengan senang hati mengonfirmasi penampilan ke-dua untuk Coldplay—A Head Full of Dreams Tour di Singapura,” demikian disampaikan Live Nation, mengawali kabar gembira pada Kamis (24/11) pagi.

Penampilan ke-dua itu masih akan digelar di National Stadium, sama seperti yang dijadwalkan. Namun, penampilan tambahan itu justru digelar sehari sebelum jadwal. Jadi, band pelantun Fix You itu akan tampil pada Jumat, 31 Maret 2017 dan Sabtu, 1 April 2017. Bukan hanya itu kabar gembira yang disampaikan Live Nation Singapura.

“Akan ada tambahan tiket untiuk CAT 5 (Standing Pen A) dan CAT 6 (Standing Pen B) untuk pertunjukan 1 April yang akan dirilis!” tulis mereka menambahkan. Tiket tambahan itu, termasuk akses menuju pertunjukan ke-dua. Baru akan dibuka penjualan pada Jumat (25/11). “Akan dijual ke publik melalui SportsHubTix besok 25 November pukul 10n pagi waktu Singapura. Hanya akan dibatasi empat tiket, lintas kelas, per transaksi,” tulisnya lagi.

Penjualan tiket secara offline juga akan dibuka, di Kallang Wave Mall. Sebelumnya, Live Nation Singapura menyebutkan mereka akan menjual tambahan 10 ribu tiket mulai Kamis (24/11). Meski penjualan tiket kembali dibuka, disebut-sebut harganya akan menjadi lebih mahal.

Tiket di calo sendiri sudah ditawarkan dengan harga berkali-kali lipat. Dari harga normal S$268 menjadi S$3.150. Kondisi itu yang akhirnya memicu penyelenggara mencari jalan lain. “Bahkan anggota band khawatir akan hal tersebut dan meminta saya melakukan sesuatu,” ujar Michael Roche, Presiden Direktur Live Nation Lushington pada The Straits Times. 

Live Nation Lushington sendiri telah menjual 40.000 tiket dari 17 November hingga 21 November 2016. Jika penjualan kembali dibuka pada Jumat esok, itu akan menjadi tahapan ke-empat setelah dua kali pre-sale dan penjualan yang ludes dalam dua jam pada Senin lalu.

LOGIN untuk mengomentari.

What do you think?

Written by virgo

GenPI Sumbar Akan Gelar Mubes Perdana

Sri Mulyani: Memalukan, Hanya 5% Pengacara Ikut Tax Amnesty