in

Usai Shalat Ied, Bupati Dharmasraya Ajak Warga Perangi Hoax

Bupati Dharmasraya Sutan Riska menyalami warga usai Shalat Idul Fitri.

DHARMASRAYA, METRO–Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan beserta istri, menunaikan sholat Idul Fitri 1438 H bersama masyarakat Kecamatan Koto Baru di Masjid Jami’ Seberang Piruko, Minggu (25/6).

Hadir dalam sholat idul fitri, anggota DPR RI dan tokoh nasional Dharmasraya Hj Elviana M.Si, Ketua DPRD Dharmasraya H Masrul Maas, Kapolres Dharmasraya, kepala OPD dilingkungan Pemkab Dharmasraya.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dalam sambutanya menyampaikan permohonan maaf atas nama pribadi dan keluarga, pemerintah kabupaten Dharmasraya dan mengajak seluruh masyarakat menyambut idul fitri dengan penuh suka cita dan rasa syukur serta merayakan idul fitri ini dengan cara sederhana.

“Mari kita rayakan kemenangan idul fitri ini dengan tidak berlebih-lebihan, rayakan idul fitri ini dengan cara sederhana,”tegasnya.

Bupati dalam kesempatan itu, mengajak kepada seluruh masyarakat Dharmasraya untuk selektif dalam membaca sebuah berita, sebab saat ini persoalan social kemasyarakatan telah mempengaruhi kehidupan masyarakat kita melalui kemajuan teknologi.

“Seringkali media social yang diunggah tidak disertai dengan rasa tanggungjawab sehingga menjadi sarana untuk penyebaran informasi yang tidak benar, hoax, fitnah, ghibah, adu domba, gossip, pemutarbalikan fakta, ujaran kebencian, permusuhan, informasi palsu yang menyebabkan disharmoni social antara pemerintah dengan masyarakat dan antar sesame masyarakat. Kita tidak ingin itu terjadi di Dharmasraya,”jelasnya.

Antisipasi atas itu semua, kata Bupati, salah satunya adalah dengan mendalami dan mempelajari nilai nilai ajaran Islam, memperkuat nilai nilai budaya masyarakat serta membangun hubungan baik antara sesame masyarakat.

“Dihari Idul Fitri inilah momentum yang tepat, untuk kita saling intropeksi diri dan semoga kedepan bisa lebih baik lagi. Atasnama pribadi dan pemerintah, sekali lagi mari kita rayakan kemenangan ini dengan cara sederhana,”tandasnya.

Dalam kesempatan itu, masyarakat dan bupati berbaur dilapangan bola kaki seberang Piruko. Masyarakat juga disuguhkan dengan berbagai macam aneka makanan khas lebaran dan makanan khas dari Dharmasraya khususnya Koto Baru. (*)

What do you think?

Written by virgo

Sakit memang saat melihatmu bersama orang lain, namun aku harus tetap menjalani hidup dengan semua kesakitan ini!

NU: Full Day School Tidak Bentuk Karakter