in

Wahyudi Thamrin, Pengusaha dan Organisatoris Aktif di Puluhan Organisasi

Wahyudi Thamrin, sosok muda kelahiran Payakumbuh, 13 Februari 1977. Dikenal semua kalangan karena aktif pada berbagai organisasi dan dunia usaha.

Sejak usia remaja, sosok muda berlatar belakang pendidikan Sarjana Hukum Universitas Bung Hatta dan Magister Hukum Universitas Andalas Padang ini, sudah terbilang sangat mapan.

Berasal dari keluarga berpendidikan dan moderat serta juga aktif dalam berbagai organisasi sosial politik, Wahyudi Thamrin terbentuk menjadi sosok muda yang aktif dan sedikit lebih agresif di antara teman-teman sebayanya. Hobi bergaul dan memiliki banyak teman, membawa Wahyudi dalam aktifitas pergerakan organisasi. Organisasi sosial kemasyarakatan, olahraga hingga organisasi profesi.

Wajar saja, Wahyudi Thamrin memiliki kemampuan organisasi yang cukup mumpuni, karena sejak kecil dididik sang ayah, Thamrin Basyar yang merupakan sesepuh Koperasi Sumatera Barat. Hanya saja Wahyudi ternyata lebih aktif, terlihat dari sederet organisasi yang digelutinya, sebut saja Ketua AMPI Sumatera Barat dan di tahun 2022 Wasekjen DPP AMPI serta sejumlah peran lainnya di organisasi  yang berhaluan politik seperti aktif sebagai Badan Saksi Nasional DPP Golkar.

Kemudian pada organisasi profesi seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Wahyudi Thamrin pernah menjabat Ketua Kadin, Kabupaten Limapuluh Kota. Menjadi motor bergeraknya organisasi yang berkaitan dengan dunia usaha dan industri bersama sejumlah pegiat dan pelaku usaha. Bahkan, juga menjadi leader sebagai Ketua Asosiasi Usaha Mikro Menengah Kecil (Akumindo) Sumatera Barat.

Berkecimpung dalam dunia usaha dan organisasi, membuat kemampuan berpikir kritis dan tanggap dalam memberikan solusi dalam setiap persoalan yang terjadi. Sehingga Wahyudi menjadi sosok tempat berkonsultasi bagi anak muda yang mulai dan belajar aktif berorganisasi. Pendapat, ide dan saran yang diberikan Wahyudi, biasanya menjadi acuan untuk mengambil tindakan dalam organisasi, usaha dan bidang lainnya.

Bahkan di kalangan jurnalis, nama Wahyudi Thamrin bukan lagi sosok yang asing. Mudah membaur, berbagi ilmu dan peduli. Begitulah kelebihan sosok muda berbadan tegap dan tinggi besar ini. Penampilan seorang tokoh karismatik dimiliki anak muda ini. Sepertinya akan menjadi langkah besar untuk karir kepemimpinan di masa depan bagi Wahyudi.

Meski sejak tahun 2017 Wahyudi mulai aktif dan berada lebih banyak di Jakarta menekuni usaha dan organisasi. Namun tetap menyempatkan dalam setiap kesempatan bertemu dengan teman, sahabat dan aktivis organisasi di Limapuluh Kota, Payakumbuh dan Sumatera Barat.

“Semua teman memiliki kelebihannya masing-masing, kemampuan untuk saling peduli, berbagi ilmu dan pengalaman perlu kita jaga sebagai bentuk silaturahmi,” ucap sosok yang suka memotivasi ini.

Kedekatan dengan Sumatera Barat sebagai tempat kelahirannya, membuat Wahyudi terus aktif dalam kegiatan-kegiatan organisasi dan aksi-aksi sosial, dalam penanggulangan bencana misalnya, Wahyudi hampir tak pernah absen, ikut membantu dan berkontribusi. Wahyudi juga aktif sebagai Pengurus Nasional Karang Taruna dan Pengurus Pusat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat.

Tidak hanya soal organisasi, tokoh muda yang juga mitra BUMN ini, terus bergerak menekuni usahanya. Berbagi kesempatan dan pengalaman dengan pengusaha-pengusaha pemula menjadi kebanggaan baginya. Sehingga Dewan Penasehat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Barat ini, dikenal mampu membuka peluang bagi pemula yang merintis usaha.

“Mari berusaha, manfaatkan kesempatan dan peluang yang terbuka. Bergerak, berjalan dan berlari, jangan diam dan kehilangan semangat,” ucap Wahyudi memotivasi teman-teman muda yang ingin merintis usaha.

Begitulah anak muda ini, aktif berorganisasi, miliki sejumlah usaha ekonomi dalam berbagai sektor, termasuk pertanian. Menjabat sebagai Wakil Ketua Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI), cukup membuktikan sosok muda yang aktif dan progresif  seperti Wahyudi, berbeda dengan sosok muda kebanyakan lainnya.

D sisi lain, sosok muda ini merupakan tokoh yang disegani. Kemampuannya menganalisis persoalan yang terjadi, menjadikannya seorang pemikir yang  kritis. Memberikan kritik untuk kebijakan pemerintahan sudah biasa dilakukannya. Menurut anak muda ini, setiap kondisi yang tak sesuai dengan alur ideal, perlu dikritisi agar bisa mengarah pada yang lebih baik.

”Kita kritisi persoalan yang terjadi untuk segera mendapatkan solusi,” ucap Wakil Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sumbar ini.

Tokoh muda asal Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota ini, termasuk salah seorang aktivis organisasi yang dikenal hingga nasional. Sejumlah praktisi politik, tokoh-tokoh nasional di Jakarta mengenal sosok Wahyudi.

“Jaringan yang terbangun dengan baik dan silaturahmi yang terjaga, merupakan salah satu cara membuka peluang serta kesempatan berusaha yang lebih baik,” tutup Direktur Utama dan Komisaris sejumlah perusahaan ini. (fdl)

What do you think?

Written by Julliana Elora

Jangan Rugi, Andre Rosiade Minta Menteri PUPR Awasi Tender Proyek Jalan

Cegah Stunting, Anggota IIDI Padang Jadi Orang Tua Asuh