in

Wujudkan Pelayanan Publik Bebas Pungli

BANDUNG – Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) harus mendorong pelayanan publik yang bebas dari Pungli, kerusakan, moral buruk yang merugikan orang banyak. Praktik Pungli jangan dipandang besar kecilnya pungutan, namun diharapkan hadirnya sebuah pelayanan publik yang bebas Pungli.

“Saya berpesan kepada Saber Pungli yang dikukuhkan untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya, melaksanakan amanah Saber Pungli ini sesuai fungsi yang diamanatkan pada Perpres nomor 87 tahun 2016 yaitu fungsi intelijen, pencegahan, penindakan, dan yustisi,” kata Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan, usai mengukuhkan Saber Pungli, di Bandung, Kamis (17/11).

Heryawan mengajak masyarakat untuk turut mengawasi kinerja pemerintah, khususnya Pemprov Jabar dan seluruh pemerintah kabupaten/ kota di Jabar. Sebab peran serta masyarakat sekecil apa pun akan turut berpengaruh terhadap kinerja pemerintah dan pembangunan secara menyeluruh.

“Silahkan laporkan bila terdapat tindakan di luar aturan yang berlaku, baik secara langsung atau tidak langsung melalui media elektronik atau nonelektronik dalam bentuk pemberian informasi, pengaduan, pelaporan, dan bentuk lain sesuai ketentuan perundang-undangan,” tegas Heryawan.

Luncurkan Inovasi

Heryawan menegaskan upaya pemberantasan Pungli bukanlah merupakan pekerjaan baru bagi Pemerintah Provinsi Jabar. Sebelumnya, Jabar telah meluncurkan sejumlah program inovasi yang ditujukan untuk memberantas Pungli.

Beberapa program tersebut pada tahun 2016 ini telah ditetapkan sebagai pilot project pencegahan korupsi dan Pungli untuk 17 provinsi di Indonesia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Beberapa program tersebut meliputi inovasi e-Samsat, cara mudah bayar pajak pada sektor pendapatan. Sistem manajemen Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) pada sektor tunjangan pegawai. Inovasi Satu Akses Pasti Simpatik Jabar untuk sektor perizinan.

“Kami bertekad secara bersama- sama menghadirkan komitmen untuk memberantas Pungli tersebut sampai ke akarakarnya, sampai kemudian menjadi budaya baru, budaya anti Pungli,” tuturnya. – tgh/N-3

What do you think?

Written by virgo

Kisah Perjalanan “Sang Legenda Hidup MotoGP”

ITS Kolaborasi Riset dengan 23 PTN