Beranda Nasional Dua Lansia Mawot Tabrakan

Dua Lansia Mawot Tabrakan

106
0
BERBAGI

Rabu, 20 Desember 2017 16:16 WIB

* Satu Tabrak Lari

LANGSA – Dua orang lelaki lansia, meninggal dunia akibat tabrakan di lokasi terpisah, yaitu di Kota Langsa, dan Aceh Timur, Selasa (19/12) kemarin. Salah satu dari korban itu menjadi korban tabrak lari.

Dari Kota Langsa dilaporkan, seorang warga Gampong Pondok Keumuning, Kecamatan Langsa Lama yang juga pensiunan PTPN I Lansa, Jumain (62), Selasa (19/12), meninggal dunia setelah sepmor Yamaha Mio dikendarainya terlibat tabrakan dengan Honda Mega Pro, di Jalinsum, Gampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Barat.

Kapolres Langsa, AKBP Satya Yudha Prakasa melalui Kasat Lantas, AKP Teuku Heri Hermawan, kemarin mengatakan, kecelakaan lalulintas antara korban Jumian dan Feriansyah (18), warga Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Lama, terjadi pukul 11.30 WIB, di persimpangan agak menikung, di Jalan Nasional atau tepatnya di sekitar SPBU Gampong Timbang Langsa. 

Menurut Kasat Lantas, korban meninggal dunia, Jumian, saat itu mengendarai sepmor Yamaha Mio nopol BL 3814 DAG bergerak dari arah Aceh Timur hendak berbelok ke jalur kanan jalan lingkar PT Tibang Langsa – PTPN I. Tanpa diduga sepmor kakek itu dihantam dari arah belakang oleh sepmor Honda Mega Pro nopol BL 6575 FA dikendarai Feriansyah yang melaju dari arah yang sama. 

Saat itu korban Jumian, di lokasi kejadian sempat berhenti di bahu jalan sebelah kiri, lalu tanpa memperhatikan kondisi di belakangnya langsung berbelok ke kanan jalan secara tiba-tiba. Sedangkan Feriansyah mengendarai sepmor Honda Mega Pro yang melaju dengan kecepatan sedang dari posisi belakang korban.

Karena jarak sudah sangat dekat, Feriansyah tadak mampu lagi mengendalikan dan mengerem sepmornya, dan seketika langsung menubruk bagian belakang sepor dikendaria korban Jumian. Akibat kejadian itu, korban Jumian mengalami luka parah dan langsung dilarikan ke RSUD Langsa.

Namun sesampainya di rumah sakit, tak lama kemudian Jumian menghembuskan nafas terakhir.

Dari Idi Aceh Timur dilaporkan, seorang pengayuh sepeda, Abdullah Itam (60) warga Gampong Tanjong Punti, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, meninggal dunia di RSUD dr Zainoel Abidin, paska ia ditabrak lari oleh mobil penumpang yang belum diketahui identitasnya di Jalan Nasional Medan-Banda Aceh, Gampong Putoh Sa, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Sabtu (16/12) pukul 18.00 WIB.

Kapolres Aceh Timur, melalui Kasat Lantas, AKP Joko Utomo, Selasa (19/12) menyebutkan, kronologis kejadian berawal pada saat pendayung sepeda Abdullah sedang menyeberang dari arah Selatan ke Utara. Mobil Avanza dari arah Medan memperlambat laju mobilnya saat melihat Abdullah menyeberang. 

Namun, dari arah mobil Avanza tersebut tiba-tiba melaju mobil yang belum diketahui identitasnya dengan kecepatan tinggi. “Karena jaraknya sudah dekat mobil tersebut, langsung menabrak pendayung sepeda tersebut dan menyebabkan korban terhempas di badan jalan,” ungkap AKP Joko, seraya menyebutkan, paska kejadian itu, warga setempat langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas terdekat, dan dirujuk ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh. “Namun saat di RSUD Zainal Abidin, korban meninggal dunia,” tutup Joko.(zb/c49)