Beranda Nasional Halimah Yacob, Presiden Wanita Pertama di Singapura?

Halimah Yacob, Presiden Wanita Pertama di Singapura?

329
0
BERBAGI

tanjungpinangpos. Halimah Yacob Akan Jadi Presiden Wanita Pertama di Singapura? Kabar datang dari Halimah Yacob yang merupakan ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Singapura. Perempuan ini menjadi kandidat atau favorit kuat untuk mengukir sejarah menjadi Presiden wanita pertama di Singapura.

Halimah yang sudah lama diberitakan akan maju akhirnya mengumumkan kesiapannya pada Minggu (6/8/2017). Wanita berusia 62 itu menyatakan jabatan presiden adalah posisi dengan kewajiban yang sangat berat. Seperti dikutip Channel News Asia disebutkan Halimah percaya dengan dukungan warga Singapura dan dia dapat menjalankan tugas itu dengan baik. Dia mengaku telah berkonsultasi secara berhati-hati dengan keluarga kolega dan teman baiknya untuk mengambil keputusan itu.

Halimah mengatakan jika dengan dukungan warga Singapura dirinya yakin dapat menjalankan tugas dengan baik jika terpilih menjadi Presiden Singapura nanti. Sosok yang juga merupakan Ketua DPR pertama wanita Singapura ini merupakan politisi veteran yang banyak menghabiskan karirnya di serikat buruh Singapura Dia resmi terjun ke dunia politik setelah terpilih sebagai anggota DPR di pemilu tahun 2001.

beliau pun juga telah mengajukan pengunduran diri sebagai Ketua DPR kepada anggota DPR dan anggota partai berkuasa Partai Aksi Rakyat (PAP). Pengunduran Halimah sendiri telah diterima Perdana Menteri Lee Hsein Loog pada Senin, 7 Agustus 2017 waktu sore. cukup diketahui jika Halimah Yacob sendiri juga merupakan sosok salah satu Ketua DPR wanita pertama di Singapura. Dia merupakan salah seorang politisi veteran yang terjun dan menghabiskan hari-harinya di sekitar buruh Singapura.

Ada pun pemilihan presiden Singapura tahun ini khusus hanya akan diikuti oleh warga Singapura bersuku Melayu. Perubahan konstitusi dilakukan tahun lalu di mana pemilu “khusus” akan digelar jika ada suku tertentu yang belum menjabat sebagai Presiden Singapura selama lima periode atau 30 tahun. Ada pun masa jabatan Presiden Singapura adalah enam tahun. Halimah Yacob sendiri dipastikan akan mengikuti pemilihan Presiden Singapura yang akan digelar tahun ini. Pada Pilpres tahun ini khusus hanya akan diikuti oleh warga Singapura bersuku Melayu dan itu merupakan perubahan konstitusi yang dilakukan tahun lalu.

Perubahan itu dilakukan tahun lalu dimana pemilu khusus akan digelar jika ada suku yang belum menjabat sebagai Presiden Singapura selama lima periode atau 30 tahun. Massa jabatan Presiden Singapura sendiri berlangsung selama enam tahun dan Pilpres sendiri diperkirakan akan digelar bulan September mendatang. Sosok Melayu terakhir yang memegang posisi ini adalah Yusof Ishak yang juga presiden pertama Singapura dari 1965-1970. Pilpres diperkirakan akan digelar di pekan kedua September mendatang.