Beranda Nasional Kemenkumham Bangun 15 Ribu Kapasitas Lapas Tambahan

Kemenkumham Bangun 15 Ribu Kapasitas Lapas Tambahan

274
0
BERBAGI

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly menjelaskan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) akan menambah kapasitas lembaga pemasyarakatan (lapas) sebanyak 15 ribu di tahun 2017. Pernyataan itu disampaikannya saat rapat kerja dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Kamis (19/1). “Tahun 2016 kita dapat anggaran tambahan untuk penambahan kapasitas. Yang bisa kita bangun 15 ribu kapasitas tambahan,” kata Yasonna, dilansir dari CNN Indonesia.

Yasonna tak menjelaskan dengan rinci berapa anggaran tambahan yang didapat Kemenkumham. Namun dia mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada lapas yang dibangun di beberapa daerah. Pembangunan lapas di daerah sangat diperlukan karena tak semua kabupaten dan kota di Indonesia memiliki lapas. Penambahan kapasitas lapas ini dianggap penting karena sampai banyak lapas yang sudah ‘penuh.’ 

Saat ini kapasitas lapas secara nasional adalah 118 ribu, namun ini tak sebanding dengan jumlah narapidana sebanyak 202.4016 orang. “Seperti (lapas di) Surabaya, Medan, Salemba, Cipinang dan beberapa lapas (melebihi kapasitas). Banjarmasin, Siak (Riau) ada yang kelebihan kapasitas sampai 700 persen. Ini yang jadi concern kami,” kata Yasonna. Menurut Yasonna penambahan narapidana di Indonesia sangat pesat. Belum tiga tahun menjadi menteri, kata Yasonna, narapidana bertambah 40 ribu orang. Oleh karena itu penambahan kapasitas lapas menjadi hal yang penting.

Selain soal kapasitas lapas, Yasonna mengatakan jumlah petugas lapas juga menjadi perhatian Kemenkumham. Saat ini perbandingan antara petugas lapas dengan narapidana secara nasional sebesar 1:56. Tiap lapas di masing-masing daerah memiliki perbandingan yang sangat tak seimbang. Di lapas Cipinang perbandingan sebesar 1:121, di rutan Cipinang perbandingan sebesar 1:167, di lapas Medan perbandingan sebesar 1:169 dan rutan Medan perbandingan sebesar 1:233. “Saya katakan kalau ini terjadi keributan dan kerusuhan, petugas-petugas itu jadi tape betulan. Makanya kita kadang kasian juga, jadi strategi terpaksa pendekatan-pendekatan psikologis kepada orang-orang ini,” kata Yasonna.

Yasonna mengatakan pembuatan lapas dengan kapasitas 1000 orang tanpa fasilitas menghabiskan dana Rp100 miliar. Sedangkan membangun lapas kapasitas 1.000 orang dengan fasilitas untuk narapidana dan penjaga lapas menghabiskan uang sekitar Rp200 miliar. Harga ini, dikatakan dia, adalah harga termurah.

LOGIN untuk mengomentari.