Beranda Nasional Orangtua di Kota Padang Minta PPDB Online Zonasi Dibatalkan

Orangtua di Kota Padang Minta PPDB Online Zonasi Dibatalkan

44
0
BERBAGI

Puluhan orangtua kembali menggeruduk Kantor Dinas Pendidikan Sumbar. Para orangtua peserta didik tetap mempertanyakan kenapa anaknya tidak diterima di SMA Negeri walau jarak rumah dari sekolah tidak lebih dari 1 km.

Rio selaku juru bicara dari para orangtua dalam aksi itu meminta dinas pendidikan membatalkan penerimaan siswa melalui jalur zonasi, dan kembali ke cara-cara sebelumnya.

“Kami selaku orangtua meminta batalkan jalur zonasi pada penerimaan siswa SMA. Selain itu, kami meminta ada proses hukum terhadap oknum orangtua peserta didik yang memalsukan surat keterangan domisili agar anaknya diterima di SMA,” ujarnya, Jumat (10/7/2020).

Ani lain lagi. Ia masih tidak dapat mengakses pendaftaran PPDB online melalui jalur prestasi.

“Saya sudah mengakses sejak tadi malam. Tetapi tidak bisa dibuka.  Karena itu saya mendatangi kantor dinas pendidikan, tetapi tidak ada petugas yang melayani kami. Kemana mereka perginya,” tanya Ani.

Hingga sian, para orangtua ini menemui jalan buntu dan tidak dilayani oleh petugas di Dinas Pendidikan Sumbar. Setelah salat Jumat, rombongan bapak-bapak dan ibu-ibu itu bergerak ke DPRD Sumbar.

Tiba di DPRD Provinsi, kekecewaan terlihat dari wajah para orang tua peserta didik. Kenapa tidak, tidak ada seorang pun anggota DPRD Provinsi yang ditemui. Perwakilan para orang tua peserta didik ini ditemui oleh Kabag Verifikasi Anggaran dan Pengawasan, Rismunandar.

Rismunandar menjelaskan sebaiknya para orang tua peserta didik mengajukan surat dulu ke DPRD Provinsi untuk bisa melakukan audensi dengan DPRD Provinsi Sumbar.

“Pada saat ini anggota DPRD tidak berada di tempat. Mereka lagi melakukan kunjungan kerja. Sebaiknya bapak-bapak mengajukan surat permintaan untuk melakukan audensi dengan DPRD. Dan Insyaallah Senin depan Kepala Dinas Pendidikan Sumbar akan juga melakukan pertemuan dengan DPRD Sumbar,” jelasnya.

Menanggapi itu, Rio selaku juru bicara dari para orangtua mengatakan bahwa mereka sepakat bersama-sama akan kembali ke DPRD Sumbar Senin 13 Juni 2020.

“Kami tahu, hasilnya dari penerimaan PPDB melalui jalur prestasi akan keluar nanti malam. Tetapi, karena kita tidak berhasil menemui anggota DPRD Provinsi, kami akan kembali Senin depan,” tukasnya. (e)