Beranda Nasional Reksa Dana Syariah Masih Minim

Reksa Dana Syariah Masih Minim

339
0
BERBAGI

Perkembangan produk reksa dana syariah sangat kecil dibandingkan produk konvensional.

JAKARTA – Potensi untuk meningkatkan daya tarik pasar berinvestasi ke reksa dana syariah masih terbuka luas. Namun, pemahaman investor tentang produk investasi ini masih rendah sehingga pertumbuhannya lebih rendah dibandingkan produk konvensional. Analis Pasardana, Beben Feri Wibowo, mengatakan kendala dari perkembangan reksa dana syariah terkait dengan pemahaman investor tentang produk investasi tersebut. Hal ini terbukti dari jumlah produk reksa dana syariah yang sangat kecil dibandingkan produk reksa dana konvensional.

“Ketika Manajer Investasi (MI) menerbitkan produk reksa dana tentu berdasarkan dari kondisi pasar dan bagaimana permintaan dari investornya,” katanya saat dihubungi, Selasa (11/4). Sekalipun belum berkembang, namun Bukalapak dan Bareksa bersama dengan Mandiri Manajemen Investasi selaku MI menghadirkan produk reksa dana syariah dalam fitur BukaReksa.

Produk reksa dana syariah ini bernama Reksadana Syariah Mandiri BukaReksa Pasar Uang. CEO Bareksa, Ady Pangerang, menjelaskan animo masyarakat untuk berinvestasi pada reksa dana syariah cukup besar, bahkan di platform Bareksa. Hal ini dapat dilihat melalui perbandingan antara jumlah dana kelolaan (Asset Under Management/ AUM) syariah terhadap total AUM yang berada sekitar 15 persen, dibandingkan dengan industri yang hanya berada di sekitar 4,5 persen.

Sementara itu, Founder dan CEO Bukalapak, Achmad Zaky, menuturkan kemudahan berinvestasi di fitur BukaReksa dan imbal hasil yang mencapai delapan persen dalam setahun, diharapkan semua kalangan masyarakat Indonesia dapat belajar berinvestasi lewat fitur ini. “Lewat fitur ini diharapkan dapat berkontribusi menaikkan jumlah nasabah reksa dana di Indonesia,” ucapnya. Apalagi, sejak produk reksa dana syariah tayang di fitur BukaReksa Bukalapak, dalam kurun waktu singkat terdapat penambahan lebih dari 2.000 investor.

Dengan menggandeng Mandiri Manajemen Investasi sebagai pembuat produk reksa dana Reksadana Syariah Mandiri BukaReksa Pasar Uang, sehingga para pengguna Bukalapak dapat berinvestasi di produk ini dengan minimal dana hanya 10 ribu rupiah.

Disesuaikan Karakter

Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi, Muhammad Hanif, menuturkan minat investor terhadap reksa dana syariah di Indonesia masih cukup besar.

Saat ini, Mandiri Investasi memberikan pilihan produk yang lengkap yang dapat disesuaikan dengan karakter dan profil investor. “Pentingnya kerja sama antara Mandiri Investasi dengan Bukalapak dan Bareksa dalam penjualan produk ini dapat meningkatkan jumlah nasabah retail pada produk reksa dana syariah,” ujarnya.

Hingga akhir Maret 2017, total dana kelolaan produk Syariah Mandiri Investasi hampir sebesar 2,7 triliun rupiah, terdiri dari Reksa Dana Open End, Reksa Dana Terproteksi, dan KPD. 

yni/AR-2