in

SPBU Muarosijunjung Dirampok

Uang Rp 15 Juta Dibawa Kabur 

Berpura-pura mengisi premium, dua pria tak dikenal berhasil membawa kabur uang milik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Muarosijunjung sebesar Rp 15 juta, tadi malam (11/11). Keduanya berhasil mengelabui petugas dengan membuka laci hasil penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) SPBU tersebut.

Sebelum kabur, uang hasil curian itu sempat tercecer. Namun, pelaku berhasil mengambil kembali uang tersebut. Sementara masyarakat yang berada di sekitar lokasi, seakan terhipnotis melihat kejadian itu. Barulah setelah pelaku menjauh, masyarakat tersadar. Hingga berita ini naik cetak, petugas Polres Sijunjung masih melakukan pengejaran.

Informasi di lokasi kejadian, kejadian bermula ketika dua orang pegawai SPBU Muarotengah masing-masing Deri, 28 dan Tiwi, 25, melayani pelanggan sekitar pukul 19.30. Waktu itu, petugas keamanan tidak berada di tempat.  

Tak lama, muncul dua orang pria tak dikenal menggunakan sepeda motor jenis Honda Revo plat nomor tidak diketahui. Tanpa menaruh curiga, keduanya pun antre menunggu giliran untuk pengisian bahan bakar jenis premium.

Saat karyawan sedang sibuk melayani konsumen, tanpa disangka kedua pelaku nekat menyantroni laci meja tempat penyimpanan uang SPBU. Hanya hitungan detik, keduanya langsung tancap gas meninggalkan lokasi kejadian. Pelaku sempat balik kembali, setelah mengetahui seikat uang hasil curian yang dipegang pelaku sempat terjatuh di lantai. Kemudian, keduanya tancap gas menuju arah Muarosijunjung.

”Kejadiannya berlangsung cepat. Kami betul-betul telah terkecoh. Setelah dihitung, uang perusahaan hilang sedikitnya Rp 15 jutaan,” beber korban Deri, di hadapan petugas Polres Sijunjung. Uang itu, sudah disusun, dihitung dan diikat dalam laci.

Kapolres Sijunjung, AKBP Imran Amir mengaku sudah menerima laporan kasus perampokan yang menimpa SPBU Simpang Muarosijunjung itu. Pascakejadian sejumlah personel langsung diterjunkan untuk melakukan pengejaran. ”Kita sudah mengetahui identitas pelaku, berikut keterangan saksi-saksi,” katanya. (*)

LOGIN untuk mengomentari.

What do you think?

Written by Julliana Elora

Setnov Pilih Tutup Mulut

Pelatihan Guru K13 Belum Efektif